Protes Dugaan Aktivitas LGBT, Kelompok Masyarakat Desak Penutupan THM Paragon di Pekanbaru
RIAUIN.COM - Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Riau Anti Maksiat (Formaram) menggelar aksi unjuk rasa di depan Tempat Hiburan Malam (THM) Paragon, Kota Pekanbaru, Senin (2/2/2026) sore. Massa menuntut pencabutan izin operasional hiburan malam tersebut menyusul adanya dugaan penyelenggaraan kegiatan yang dinilai melanggar norma sosial.
Dalam aksi damai tersebut, puluhan peserta membawa berbagai spanduk yang mengecam aktivitas di lokasi itu. Salah satu poin utama yang disuarakan adalah keberatan terhadap dugaan praktik yang mengarah pada kampanye LGBT, yang dianggap tidak selaras dengan nilai budaya dan adat istiadat masyarakat setempat.
"Kami mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru, melalui instansi terkait, untuk bersikap tegas dengan mencabut izin operasional tempat ini. Kami menilai lokasi ini telah disalahgunakan," ujar salah seorang orator di lapangan.
Selain menuntut tindakan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, massa juga menekankan pentingnya menjaga moralitas publik. Beberapa poster yang dibawa pengunjuk rasa menyerukan agar pemerintah daerah lebih memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan agar tidak menjadi wadah kegiatan yang bertentangan dengan prinsip religius dan budaya Melayu.
Pengamanan Ketat Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan personel kepolisian bersiaga untuk mengamankan jalannya aksi. Petugas disebar di beberapa titik guna memastikan arus lalu lintas di sekitar THM tetap lancar dan mencegah terjadinya gesekan fisik.
Meski aksi berlangsung riuh dengan orasi, situasi di lapangan tetap terkendali hingga massa membubarkan diri. Hingga berita ini disusun, pihak pengelola THM Paragon belum memberikan keterangan resmi menanggapi tuntutan warga. Sementara itu, pihak Pemerintah Kota Pekanbaru juga belum mengeluarkan pernyataan terkait status perizinan lokasi yang diprotes tersebut.
Sumber: Halloriau
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus