Jelang Pemilihan Ketua KONI Riau, Ginda Burnama Dorong Kontestasi Terbuka dan Regenerasi Olahraga
Ginda Burnama, Anggota DPRD Riau. | Foto : ovie
RIAUIN.COM – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau, Ginda Burnama, menilai pemilihan Ketua KONI Riau harus menjadi momentum penting bagi cabang olahraga (cabor) dan KONI kabupaten/kota untuk berperan aktif menentukan arah kepemimpinan olahraga ke depan. Hal itu dikatakannya menjelang pemilihan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret 2026.
Dinamika pemilihan ketua KONI Riau mulai menghangat menyusul munculnya sejumlah nama. Ketua KONI Riau diharapkan dapat menghadirkan warna baru bagi dunia olahraga di Bumi Lancang Kuning.
“Informasinya sudah ada beberapa nama yang akan maju, seperti Pak IHA dan Pak Edi Basri. Ini tentu menjadi semangat bersama agar terjadi kontestasi yang sehat. Saya berharap ketua-ketua cabor dan KONI kabupaten/kota bisa memberikan dukungan dan terlibat aktif,” ujar Ginda, Senin (19/1/2026).
Menurut Ginda, kontestasi terbuka dalam pemilihan ketua KONI Riau sangat penting agar dunia olahraga tidak berjalan stagnan. Dengan adanya pilihan, cabor dapat menaruh harapan besar terhadap program dan eksekusi kepemimpinan ketua terpilih nantinya.
Selama ini banyak cabor hanya mengikuti arus tanpa ruang menentukan arah. Pemilihan ketua KONI, kata dia, harus menjadi sarana menghadirkan sosok pemimpin olahraga yang jelas, memiliki visi, serta mampu membawa perubahan.
“Dengan pemilihan ini, cabor bisa melihat langsung visi dan misi para calon. Ini putra-putri terbaik Riau yang ingin mengabdikan diri untuk olahraga. Jangan sampai kesempatan ini dilewatkan,” tegas anggota Komisi II DPRD Riau tersebut.
Terkait munculnya wacana calon muda yang dinilai lebih enerjik, Ginda menyambut positif. Menurutnya, semangat, energi, dan gagasan segar sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembinaan olahraga saat ini.
“Yang terpenting, kontestasi ini harus berjalan. Ketua-ketua cabor harus tahu siapa calon pemimpin mereka beberapa tahun ke depan. Dari situ bisa dinilai siapa yang paling siap membawa KONI Riau maju,” katanya.
Ginda juga mengingatkan ketua KONI kabupaten/kota agar berpikir jernih dan objektif demi kemajuan olahraga Riau. Melalui kontestasi terbuka, berbagai persoalan olahraga di tingkat daerah hingga provinsi dapat diangkat dan dipaparkan secara terbuka dalam visi misi calon ketua.
“Bukan hanya segelintir cabor, tapi seluruh cabor harus punya ruang menyampaikan persoalan yang dihadapi. Sehingga ketua KONI Riau terpilih nantinya benar-benar mampu membawa perubahan dan wajah baru bagi dunia olahraga,” ujarnya.
Saat disinggung soal perlunya Perda olahraga untuk melindungi masa depan atlet, Ginda menegaskan bahwa yang terpenting bukanlah regulasi semata, melainkan komitmen pemerintah daerah dan KONI dalam membina serta memenuhi hak-hak atlet.
“Jangan sampai atlet berprestasi meraih medali di tingkat nasional maupun internasional, tapi tidak dibina dan hak-haknya tidak dipenuhi. Itu tanggung jawab ketua dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. -vie
Berita Lainnya
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka