Pemprov Riau Susun Strategi Redam Potensi Lonjakan Harga Tiket Pesawat Jelang Ramadhan dan Idul Fitri
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau mulai memetakan langkah strategis guna meredam potensi lonjakan harga tiket pesawat menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah mitigasi ini diambil untuk memastikan stabilitas tarif angkutan udara dan menjamin keterjangkauan layanan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang diikuti jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara daring dari Ruang Command Center (RCC) Lancang Kuning, Pekanbaru, Senin (19/1/2026). Pertemuan ini menjadi wadah sinkronisasi antara pemerintah pusat, kementerian terkait, dan pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika harga transportasi menjelang hari besar keagamaan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan intensif terhadap fluktuasi harga tiket pesawat. Menurut dia, akurasi data mengenai harga dan ketersediaan kursi penerbangan menjadi basis penting bagi pengambilan kebijakan.
"Pemantauan harga tiket pesawat harus dilakukan secara rutin dan terpadu. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat merespons dinamika harga di lapangan secara tepat," ujar Tomsi Tohir dalam arahannya.
Selain pengawasan harga, Tomsi Tohir menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, maskapai penerbangan, dan pengelola bandara. Sinergi ini dianggap sebagai kunci utama untuk mencegah adanya praktik penetapan tarif yang tidak wajar selama masa puncak arus mudik dan balik.
Ia mengingatkan bahwa mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat tajam selama periode Ramadan dan Idulfitri harus dibarengi dengan jaminan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran arus transportasi.
"Koordinasi dengan maskapai dan pengelola bandara harus diperkuat agar pelayanan tetap optimal namun tetap terjangkau bagi publik," tambahnya.
Pemerintah daerah juga diminta untuk tidak ragu melaporkan kepada pemerintah pusat apabila menemukan indikasi pelanggaran tarif yang melampaui ketentuan batas atas. Pelaporan cepat dinilai krusial agar langkah intervensi dapat segera dilakukan guna meminimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat luas.
Merespons arahan tersebut, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Helmi D menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti instruksi pusat. Pemprov Riau akan memperketat koordinasi dengan instansi terkait di daerah guna memantau perkembangan tarif secara berkala.
"Kami siap melakukan pemantauan rutin dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak di daerah. Fokus utama kami adalah menjaga agar harga tiket pesawat tetap berada dalam koridor yang wajar, terutama menyambut Ramadan dan Idulfitri," kata Helmi D.
Langkah antisipasi ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat Riau yang hendak melakukan perjalanan udara, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah dari dampak inflasi sektor transportasi. (Bil)
Berita Lainnya
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka