Dua Nama Bersaing Ketat Perebutkan Kursi Sekretaris DPRD Riau
RIAUIN.COM - Proses pengisian jabatan Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Riau kini memasuki babak akhir. Dua nama, yakni Renaldi dan Marto Syaputra, mencuat sebagai kandidat kuat yang memperebutkan posisi strategis untuk menjembatani kepentingan legislatif dan eksekutif di Bumi Lancang Kuning.
Jabatan Sekretaris DPRD merupakan posisi krusial dalam tata kelola pemerintahan daerah. Selain mengelola administrasi kesekretariatan, Sekwan berperan sebagai komunikator utama agar kebijakan pemerintah provinsi dan aspirasi lembaga legislatif dapat berjalan selaras.
Renaldi saat ini tercatat sebagai salah satu dari tiga besar calon yang lolos seleksi, bersanding dengan Arief Ardian Nasution dan Indrawansya. Kehadirannya dalam daftar tersebut dinilai memperbesar peluangnya untuk menduduki kursi Sekwan.
Saat ini, Renaldi mengabdi sebagai pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Ia juga merupakan adik kandung dari mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh. Sejumlah pimpinan DPRD Riau dikabarkan memberikan dukungan kepada Renaldi karena dinilai memiliki rekam jejak birokrasi dan pengalaman yang mumpuni dalam tata kelola pemerintahan.
Di sisi lain, Marto Syaputra tetap menjadi kompetitor yang diperhitungkan. Selaku Pelaksana Tugas (Plt) Sekwan DPRD Riau saat ini, Marto disebut-sebut mendapat dukungan dari sejumlah ketua fraksi. Kedekatannya dengan ritme kerja internal dewan selama masa transisi menjadi nilai tambah yang dianggap mampu menjaga stabilitas hubungan antara sekretariat dan para legislator.
Wakil Ketua DPRD Riau Budiman Lubis menyatakan bahwa siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai Sekwan definitif harus memiliki kemampuan komunikasi lintas lembaga yang unggul. Hal ini diperlukan demi menjamin kelancaran roda organisasi.
"Yang terpenting adalah komunikasi yang baik dengan DPRD dan juga dengan gubernur. Itu kunci agar roda kelembagaan berjalan dengan lancar," ujar Budiman Lubis di Pekanbaru.
Proses penetapan ini diharapkan menghasilkan sosok profesional yang tidak hanya mahir secara administratif, tetapi juga mampu memperkuat kinerja lembaga legislatif serta memperkokoh sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau di masa mendatang. (*)
Berita Lainnya
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka