Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Lawan Adhyaksa FC Minggu Depan, PSPS Pekanbaru Andalkan Konsistensi Pemain Anyar
RIAUIN.COM - Kemenangan 2-0 atas Persekat Tegal menjadi modal krusial bagi PSPS Pekanbaru untuk menjaga peluang bertahan di Grup A Championship. Ujian konsistensi kini menanti skuad berjuluk "Askar Bertuah" tersebut saat dijadwalkan menjamu tim papan atas, Adhyaksa FC, pada Jumat (23/1/2026) mendatang.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Jumat (16/1/2026) malam, PSPS Pekanbaru tampil dominan. Tiga poin yang diraih bukan sekadar hasil maksimal di kandang, melainkan menjadi penegasan atas upaya tim keluar dari zona degradasi.
Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso dinilai berhasil meramu strategi dengan memaksimalkan peran para pemain baru. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Antonio Gamaroni atau yang akrab disapa Toninho. Dalam laga debutnya, pemain asing tersebut langsung menyumbang gol kedua yang sekaligus mengunci kemenangan bagi tim tuan rumah.
“Pemain baru sengaja kami turunkan sejak awal karena tim membutuhkan respons cepat dalam situasi ini. Mereka memiliki kesiapan fisik dan mental yang cukup baik,” ujar Aji Santoso saat memberikan keterangan seusai pertandingan.
Manajemen klub turut memberikan apresiasi atas performa Toninho. Melalui kanal komunikasi resmi klub, kehadiran pemain baru ini diharapkan mampu memberikan dampak stabilitas secara instan di fase krusial kompetisi. Dukungan penuh dari kelompok suporter Askar Theking di tribun juga menjadi faktor penguat mental bagi para pemain anyar untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola nasional.
Meski tengah berada dalam tren positif, tantangan berat sudah menunggu di depan mata. Adhyaksa FC bukan lawan yang mudah; tim tersebut merupakan penghuni papan atas yang tengah berambisi mengamankan tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
Kewaspadaan tinggi menjadi harga mati bagi Aji Santoso dan anak asuhnya. Pelatih yang pernah menangani tim nasional tersebut menyoroti masalah inkonsistensi yang sempat menghantui PSPS sepanjang musim ini. Sebagai catatan, PSPS pernah tampil impresif saat menumbangkan Sriwijaya FC 5-2, namun justru kehilangan poin setelah kalah 2-3 dari Sumsel United di lokasi yang sama.
Pengalaman pahit tersebut menjadi bahan evaluasi agar euforia kemenangan atas Persekat tidak berakhir dengan hasil antiklimaks pada laga berikutnya. Kehadiran pemain seperti Toninho diharapkan tidak hanya membawa ketajaman di lini depan, tetapi juga menjaga stabilitas permainan di momen-momen penentuan.
Sumber: Tribunpekanbaru
Berita Lainnya
Pekanbaru Bersiap Gelar Kejuaraan Internasional, Tiga Lapangan Padel Berstandar Nasional Dibangun
Sabet Perunggu Asian Games 2026, Mahasiswi Unilak Perkuat Tim Sepak Takraw Putri Indonesia
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Bangkit dan Tumbangkan Sumsel United 2-1
Dua Gol Sundulan Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Persiraja 2-1
Sempat Imbang, PSPS Pekanbaru Akhirnya Menyerah 1-2 di Markas PSIS Semarang
Bangkitkan Baseball-Softball Riau, PERBASASI Pacu Regenerasi Atlet dari Sekolah
Pekanbaru Bersiap Gelar Kejuaraan Internasional, Tiga Lapangan Padel Berstandar Nasional Dibangun
Sabet Perunggu Asian Games 2026, Mahasiswi Unilak Perkuat Tim Sepak Takraw Putri Indonesia
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Bangkit dan Tumbangkan Sumsel United 2-1
Dua Gol Sundulan Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Persiraja 2-1
Sempat Imbang, PSPS Pekanbaru Akhirnya Menyerah 1-2 di Markas PSIS Semarang
Bangkitkan Baseball-Softball Riau, PERBASASI Pacu Regenerasi Atlet dari Sekolah