Lonjakan Penumpang SSK II, Rute Kuala Lumpur Tembus 13 Ribu Selama Nataru
RIAUIN.COM - Kuala Lumpur (KL) terus memperkuat posisinya sebagai destinasi favorit, bahkan dianggap "rumah kedua" bagi masyarakat Provinsi Riau. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme penumpang rute internasional Pekanbaru–Kuala Lumpur sepanjang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Selama periode Nataru, rute Pekanbaru–Kuala Lumpur mencatatkan total 13.084 penumpang. Angka ini menempatkan KL sebagai rute internasional paling diminati yang dilayani oleh Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru.
General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru Achmad menjelaskan, arus penumpang selama libur akhir tahun mengalami peningkatan signifikan. Lonjakan mulai terasa sejak 15 Desember 2025 dan mencapai puncaknya menjelang Hari Natal.
“Biasanya Bandara Pekanbaru melayani sekitar 8.000 penumpang per hari, dan akhir pekan bisa mencapai 9.000 penumpang. Namun pada periode Nataru, puncaknya terjadi pada 22 Desember dengan jumlah 11.115 penumpang. Ini angka yang cukup tinggi,” ujar Achmad belum lama ini.
Secara keseluruhan, jumlah penerbangan selama periode Nataru 2025/2026 tercatat meningkat 8,6 persen. Sementara itu, total jumlah penumpang mengalami kenaikan 3,1 persen dibandingkan dengan kondisi hari normal.
Jakarta Tetap Dominasi Domestik
Untuk rute domestik, Achmad merinci, penerbangan Pekanbaru–Jakarta masih menjadi rute dengan lalu lintas tertinggi, mayoritas menuju Bandara Soekarno-Hatta. Rute ini membukukan 42.961 penumpang sepanjang 15 hingga 19 Desember 2025.
“Penumpang domestik masih didominasi rute Jakarta. Sementara untuk rute internasional, Kuala Lumpur menjadi tujuan favorit masyarakat,” tegasnya.
Tingginya permintaan perjalanan udara ini mendorong sejumlah maskapai mengajukan penambahan penerbangan (extra flight). Maskapai yang menambah jadwal di antaranya Garuda Indonesia, Super Air Jet, Lion Air, dan Pelita Air.
“Extra flight ini mayoritas untuk rute Jakarta. Lion Air juga menambah penerbangan ke Surabaya dan Yogyakarta. Sementara Super Air Jet menambah satu penerbangan tambahan ke Kuala Lumpur,” terang Achmad.
Dari sisi operasional, pihak bandara memastikan seluruh pelayanan berjalan lancar. Hingga saat ini, tidak ada keterlambatan penerbangan yang disebabkan oleh faktor cuaca di Pekanbaru.
“Alhamdulillah, tidak ada delay karena cuaca. Keterlambatan yang terjadi umumnya disebabkan faktor operasional, terutama tingginya trafik dan penggunaan pesawat dari bandara asal,” pungkasnya.
Sumber: Halloriau
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi