PILIHAN
Dinsos Pekanbaru Tangani 4 Anak Jalanan Yang Ditangkap Polisi
anak jalanan
Pekanbaru, Riauin.Com - Dinas Sosial Kota Pekanbaru menangani 4 anak jalanan yang ditangkap oleh kepolisian setempat setelah melakukan tindakan anarkis kepada pengendara di ibu kota Provinsi Riau tersebut.
"Untuk sementara anak-anak tersebut kita tempatkan di penampungan (shelter) dan berikan pembinaan," kata Kepala Dinans Sosial (Dinsos) Pekanbaru, Chairani di Pekanbaru, Jumat (1/12/17).
4 anak yang terdiri dari tiga laki-laki dan seorang perempuan tersebut sebelumnya menghebohkan jagat dunia maya Pekanbaru. Mereka melakukan tindakan anarkis kepada sebuah kendaraan mobil bak terbuka di daerah Simpang Pagi Arengka.
Ulah mereka terekam kamera dan dengan cepat video tindakan tidak terpuji ke empat anak dibawah umur tersebut menyebar hingga menjadi pembicaraan masyarakat Pekanbaru.
Dalam video tersebut, terlihat bocah ingusan itu menendangi mobil jenis bak terbuka. Mereka bahkan berusaha mengejar pengemudi mobil dan terlihat meneriakinya.
Pasca kejadian yang diperkirakan terjadi medio pekan ini, personel Polsek Tampan, Pekanbaru bergerak cepat. Keempatnya berhasil diamankan kemarin sore dan hari ini diserahkan ke Dinsos Pekanbaru.
Menurut Chairani, pihaknya akan memberikan pembekalan psikologi, spiritual, mental dan agama kepada ke empat bocah tersebut.
Lebih jauh, ia menuturkan Dinsos Pekanbaru akan memulangkan anak-anak tersebut, baik yang berasal dari luar kota maupun di kota Pekanbaru sendiri.
Kapolsek Tampan Kompol Rezi Darmawan mengatakan ke empat bocah itu berasal dari Bogor, Padang dan dua lainnya dari Pekanbaru. Ia menuturkan ke empat bocah itu diamankan setelah tindakan mereka viral di media sosial.
"Videonya viral dan menjadi atensi pimpinan. Kita segera amankan supaya opini masyarakat tidak berkembang karena video tersebut," katanya. (amy)
sumber: antara
"Untuk sementara anak-anak tersebut kita tempatkan di penampungan (shelter) dan berikan pembinaan," kata Kepala Dinans Sosial (Dinsos) Pekanbaru, Chairani di Pekanbaru, Jumat (1/12/17).
4 anak yang terdiri dari tiga laki-laki dan seorang perempuan tersebut sebelumnya menghebohkan jagat dunia maya Pekanbaru. Mereka melakukan tindakan anarkis kepada sebuah kendaraan mobil bak terbuka di daerah Simpang Pagi Arengka.
Ulah mereka terekam kamera dan dengan cepat video tindakan tidak terpuji ke empat anak dibawah umur tersebut menyebar hingga menjadi pembicaraan masyarakat Pekanbaru.
Dalam video tersebut, terlihat bocah ingusan itu menendangi mobil jenis bak terbuka. Mereka bahkan berusaha mengejar pengemudi mobil dan terlihat meneriakinya.
Pasca kejadian yang diperkirakan terjadi medio pekan ini, personel Polsek Tampan, Pekanbaru bergerak cepat. Keempatnya berhasil diamankan kemarin sore dan hari ini diserahkan ke Dinsos Pekanbaru.
Menurut Chairani, pihaknya akan memberikan pembekalan psikologi, spiritual, mental dan agama kepada ke empat bocah tersebut.
Lebih jauh, ia menuturkan Dinsos Pekanbaru akan memulangkan anak-anak tersebut, baik yang berasal dari luar kota maupun di kota Pekanbaru sendiri.
Kapolsek Tampan Kompol Rezi Darmawan mengatakan ke empat bocah itu berasal dari Bogor, Padang dan dua lainnya dari Pekanbaru. Ia menuturkan ke empat bocah itu diamankan setelah tindakan mereka viral di media sosial.
"Videonya viral dan menjadi atensi pimpinan. Kita segera amankan supaya opini masyarakat tidak berkembang karena video tersebut," katanya. (amy)
sumber: antara
Berita Lainnya
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu
Polresta Pekanbaru Sita Senjata Api dan Uang Ratusan Juta dari Jaringan Narkoba
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu
Polresta Pekanbaru Sita Senjata Api dan Uang Ratusan Juta dari Jaringan Narkoba