Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Banjir Bandang di Sumatera Rusak 139 Ribu Rumah, Pemerintah Siapkan Relokasi
RIAUIN.COM - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan bahwa banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menyebabkan kerusakan besar pada sektor perumahan. Hingga pertengahan Desember 2025, tercatat sebanyak 139.485 unit rumah mengalami kerusakan di Aceh Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Dalam rapat kabinet yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (16/12/2025), Maruarar menjelaskan bahwa data tersebut mencakup rumah dengan kategori rusak ringan rusak sedang rusak berat hingga rumah yang hanyut terbawa banjir.
Ia menyebutkan bahwa laporan tersebut merupakan pembaruan terakhir per Minggu 14 Desember 2025 pada pukul 17.00 WIB.
Di Provinsi Aceh, dampak banjir tercatat paling besar dengan total 100.569 rumah terdampak. Rinciannya terdiri atas 38.553 rumah rusak ringan 22.204 rusak sedang 35.517 rusak berat serta 4.295 rumah dilaporkan hanyut.
Sementara itu di Sumatera Utara, jumlah rumah terdampak mencapai 29.766 unit. Dari angka tersebut 19.936 rumah mengalami rusak ringan 4.304 rusak sedang 4.391 rusak berat dan 1.135 rumah hanyut.
Adapun di Sumatera Barat, kerusakan tercatat pada 9.150 rumah yang terdiri atas 5.634 rusak ringan 1.174 rusak sedang 1.577 rusak berat serta 765 rumah hanyut.
Selain pendataan kerusakan, pemerintah juga menyiapkan rencana relokasi bagi warga terdampak. Maruarar mengungkapkan bahwa terdapat 51 titik lokasi di tiga provinsi yang disiapkan untuk pembangunan hunian baru.
Hunian relokasi tersebut direncanakan menggunakan konsep Rumah Instan Sederhana Sehat atau Risha yang dinilai cocok untuk pembangunan cepat karena menggunakan material beton pracetak. Model rumah ini sebelumnya telah dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Pemerintah juga menjalin kerja sama dengan Semen Indonesia untuk mendukung penyediaan material pembangunan dengan memaksimalkan kapasitas dalam negeri.
Untuk wilayah Aceh, terdapat 30 lokasi relokasi yang tersebar di Aceh Barat Aceh Selatan Aceh Tamiang Aceh Utara Bireuen Nagan Raya Pidie Pidie Jaya Langsa Lhokseumawe dan Kota Subulussalam.
Di Sumatera Utara, pemerintah menyiapkan 13 lokasi relokasi yang berada di Sibolga Tapanuli Utara Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan.
Sementara itu di Sumatera Barat, delapan titik relokasi disiapkan di Kota Padang Tanah Datar Padang Panjang Agam serta Pesisir Selatan.
Sumber: Voi.id
Berita Lainnya
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata