Bapenda Pekanbaru Benahi Kinerja dan Struktur Internal
RIAUIN.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru tengah menyiapkan langkah pembenahan besar-besaran di lingkungan internalnya. Langkah ini diambil setelah muncul sorotan terhadap sejumlah pegawai dan Tenaga Harian Lepas (THL) yang dinilai tidak disiplin dalam menjalankan tugas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengakui adanya permasalahan kedisiplinan tersebut. Ia mengatakan, masih banyak pegawai terutama THL yang tidak aktif bekerja sehingga berpengaruh pada capaian pendapatan daerah.
“Kami masih menemukan banyak pegawai dan THL yang tidak aktif. Karena itu, kami akan memperkuat penegakan disiplin di lingkungan Bapenda,” ujarnya.
Menurut Ingot, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan. Ia menegaskan bahwa penataan dan pembenahan internal menjadi hal mendesak agar kinerja organisasi semakin baik menjelang akhir tahun.
“Kita akan melakukan penataan ulang agar capaian pendapatan bisa maksimal. Tahun depan, struktur kerja juga akan kita perbaiki supaya lebih siap menghadapi target baru,” tambahnya.
Selain peningkatan disiplin, Bapenda juga menyiapkan evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan pembagian tugas di seluruh UPT (Unit Pelaksana Teknis) yang tersebar di beberapa kecamatan.
“Selama ini, kinerja UPT di beberapa kecamatan belum maksimal. Maka ke depan, setiap unit akan memiliki target pendapatan yang lebih jelas,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa pembagian tugas nantinya akan lebih terukur. Misalnya, setiap staf UPT akan diberi tanggung jawab di wilayah RW tertentu dengan target pendapatan yang spesifik.
“Dengan begitu, semua pegawai di lapangan punya beban kerja dan target yang terukur. Ini akan membantu pencapaian pendapatan daerah secara keseluruhan,” tuturnya.
Ingot juga menegaskan agar petugas di lapangan tidak hanya berfokus pada pajak bumi dan bangunan (PBB) serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) saja. Menurutnya, masih banyak potensi pajak lain yang belum tergarap maksimal.
“Masih ada potensi dari sektor restoran, hotel, hingga reklame yang bisa digali. Semua itu bisa menjadi sumber peningkatan pendapatan daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa penerapan target kinerja yang lebih spesifik dan dukungan sistem digitalisasi akan mendorong pelaporan serta pembayaran pajak menjadi lebih mudah dan transparan. (Bil)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi