APBD-P Riau 2025 Tuntas Dievaluasi, Pencairan Dimulai 31 Oktober
RIAUIN.COM – Pemerintah Provinsi Riau akhirnya menerima hasil evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2025. Dokumen resmi berupa Surat Keputusan (SK) tersebut diterima pada Selasa (28/10/2025),
Usai menerima hasil evaluasi itu, Badan Anggaran DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) langsung menggelar rapat penyempurnaan terhadap catatan dari Kemendagri. Rapat berlangsung di hari yang sama dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau Achmad Tarmidzi.
Menurut Tarmidzi, pembahasan kali ini menjadi tahapan terakhir sebelum APBD-P 2025 resmi dijalankan. “Kita telah menyelesaikan seluruh proses evaluasi dan sudah ada kesepakatan bersama antara TAPD dan Banggar,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, beberapa hal penting yang disorot Kemendagri berkaitan dengan kewajiban penganggaran atau mandatory spending, terutama untuk belanja pegawai. Persentasenya ditargetkan mencapai 30 persen pada 2027, dan saat ini Pemprov Riau sudah memenuhi ketentuan tersebut.
Dengan selesainya seluruh proses evaluasi dan penyempurnaan, Pemprov Riau menargetkan APBD-P tahun 2025 dapat mulai dicairkan dan digunakan pada Jumat 31 Oktober 2026 mendatang. (Bil)
Berita Lainnya
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen