Advertorial
Gubri Apresiasi PNS Purna Tugas, Ajak Teruskan Pengabdian Setelah Pensiun
Gubernur Riau, Abdu Wahid saat acara penyerahan SK SK pensiun PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau di Auditorium H Ismail Suko, Kamis (9/10/2025). | Foto : mcr
RIAUIN.COM - Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan bahwa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian seorang PNS. Ia mengajak para Pegawai Negeri Sipil yang telah memasuki masa purna tugas untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam berbagai bidang setelah meninggalkan dunia birokrasi.
Menurutnya, masa pensiun hanya merupakan pergantian peran. "Dari sebelumnya mengabdi pada masyarakat lewat pemerintahan, pengalaman bapak dan ibu dapat digunakan di sektor usaha atau bidang lain yang ditekuni," ujarnya saat memberikan SK pensiun PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, yang berlangsung di Auditorium H Ismail Suko, Kamis (9/10/2025).
Gubernur juga menegaskan bahwa usia pensiun bukan batas untuk berhenti produktif. Ia menilai bahwa pengabdian tidak mengenal usia.
Hari ini, Gubernur Abdul Wahid sengaja hadir langsung untuk bertemu dengan para PNS yang akan memasuki masa purna tugas. Ia menyebut momen ini sebagai penghargaan atas dedikasi panjang yang telah mereka berikan kepada Pemerintah Provinsi Riau.
"Terima kasih atas pengabdian bapak dan ibu selama bertahun-tahun, bahkan ada yang mendekati 40 tahun. Banyak pengalaman berharga yang pasti meninggalkan kesan mendalam," katanya.
Setelah menerima SK pensiun, Gubernur berharap para PNS yang telah purna tetap bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui ide-ide baru maupun solusi dari pengalaman mereka.
Lebih jauh, Gubernur mengajak para PNS purna tugas untuk terus mendukung pemerintahan dengan berbagi pengalaman, inovasi, dan kreativitas kepada staf yang masih aktif, agar terus belajar dan menemukan cara-cara baru dalam menjalankan tugas.
"Saya sangat menghargai kontribusi besar yang telah bapak dan ibu berikan selama ini kepada Pemerintah Provinsi Riau," tutupnya. -adv
Berita Lainnya
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru