• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Pencemaran PETI Meluas ke Danau Kebun Nopi, Urat Nadi Wisata Kuansing Terancam
10 Oktober 2026
Denyut Wisata Kebun Nopi Pulih, Ajang Pacu Jalur Mini Angkat Perekonomian Warga
09 Oktober 2026
Mahasiswa FH UNRI Dorong Penguatan Ekologi dan Pangan Desa Bukit Sembilan
08 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026

  • Home
  • Kampar

Konflik Lahan Sawit di Kampar Memanas, Warga Mengadu ke DPRD Riau: "Pemilik Sah Dihalang Masuk, Ini Bentuk Ketidakadilan!"

Ovie

Rabu, 01 Oktober 2025 19:17:45 WIB
Cetak

Ketua Koperasi KOPOSAN, Al Fajri

RIAUIN.COM — Persoalan sengketa pengelolaan lahan sawit di Desa Senama Nenek, Kabupaten Kampar, kini berbuntut panjang dan sampai ke meja DPRD Riau. Ratusan warga mendatangi gedung wakil rakyat untuk meminta penyelesaian terhadap konflik yang dinilai telah merugikan pemilik sah lahan.

Puluhan perwakilan warga yang hadir merupakan anggota Koperasi Produsen Pusako Senama Nenek (KOPOSAN) koperasi baru yang dibentuk usai 845 orang secara resmi keluar dari Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES). Dalam pertemuan dengan Komisi II DPRD Riau, mereka menyampaikan keluhan mendalam karena hingga kini belum bisa mengelola lahan sendiri, meski telah memiliki sertifikat hak milik yang sah.

Hearing yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Androy Ade Rianda, itu juga turut dihadiri oleh Kadis Perkebunan Kampar, perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Kadis dan Kabid Koperasi Kampar, serta utusan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ketua KOPOSAN, Al Fajri, menegaskan masyarakat sudah sangat dirugikan karena haknya sebagai pemilik lahan dilanggar. Menurutnya, meskipun masyarakat memegang sertifikat resmi, lahan masih dikuasai oleh pihak KNES.

"Ini ironis. Sertifikat kami sah secara hukum. Tapi kenyataannya, masyarakat tetap tak bisa masuk dan mengelola lahannya sendiri. Ini bukan sekadar masalah administrasi, ini bentuk nyata dari ketidakadilan," ungkap Al Fajri usai hearing, Rabu (1/10/2025).

Menurut dia, alasan utama masyarakat hengkang dari KNES adalah buntut dari persoalan transparansi dan akuntabilitas yang buruk. "Ada anggota yang sudah bertahun-tahun tidak menerima hasil kebun, 4 tahun, 3 tahun, bahkan yang hitungan bulan pun tidak jelas. Kami sudah cukup bersabar. KNES tidak transparan dan tidak akuntabel. Maka masyarakat memilih mendirikan koperasi baru agar haknya bisa diperjuangkan," jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung soal dugaan penahanan sertifikat oleh KNES. Hal ini menjadi sorotan karena dinilai tidak memiliki dasar yang kuat.

"Kalau sertifikat ditahan, harus jelas alasannya. Untuk apa? Replanting? Atau kepentingan lain? Kami minta itu diaudit. Yang pasti, saat ini anggota KOPOSAN sudah memegang sertifikat masing-masing. Jadi tidak ada alasan untuk melarang kami," tegasnya.

Menurut Al Fajri, KOPOSAN juga telah sah secara hukum dan telah mendapat pengakuan dari Kementerian Koperasi. Legalitas koperasi ini juga ditegaskan dalam beberapa audiensi bersama dinas-dinas terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten.

"Kalau memang KOPOSAN dianggap tidak sah, silakan gugat di pengadilan. Tapi faktanya, koperasi ini legal dan diakui negara. Jadi masyarakat berhak mengelola lahannya sendiri tanpa intimidasi," tegasnya lagi.

Yang lebih memprihatinkan, menurutnya, masyarakat kini bahkan dihadang oleh sekelompok orang yang disebut sebagai keamanan khusus dari luar daerah saat hendak memasuki lahan mereka.

"Kami pemilik sah, tapi justru dihadang oleh orang-orang yang bukan pemilik lahan. Ini bukan hanya persoalan koperasi, ini sudah masuk ranah premanisme. Aparat keamanan harus hadir dan menertibkan situasi ini," ujarnya dengan nada tegas.

Atas kondisi yang terjadi, KOPOSAN pun mendesak pemerintah dari pusat hingga daerah untuk melakukan audit penuh terhadap pengelolaan lahan oleh KNES. Menurutnya, kebun sawit yang dikelola KNES selama ini menghasilkan nilai miliaran rupiah, namun tidak memberikan dampak apa pun kepada masyarakat.

"Kami mendesak audit dilakukan segera. Jangan sampai keuntungan besar itu hanya dinikmati segelintir orang, sementara masyarakat sebagai pemilik sah justru kehilangan haknya sendiri," pungkas Al Fajri.

Bila persoalan ini tidak segera dituntaskan secara adil, maka konflik terbuka di lapangan sangat mungkin terjadi. "Kalau kepemilikan sah diabaikan, masyarakat dilarang masuk ke lahannya sendiri, ini bisa memicu konflik yang lebih luas. Kalau ada sengketa, tempuh jalur hukum. Tapi jangan main halang-halangi. Itu bukan jalan penyelesaian, itu bentuk nyata dari ketidakadilan," ujarnya. -vie
 


 Editor : Novita


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Logistik Bagi Terdampak Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin

Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin

Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar

Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat

Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar

Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Logistik Bagi Terdampak Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin

Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin

Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar

Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat

Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
  • 2 PSPS Pekanbaru Andalkan Strategi Khusus Hadapi PSMS Medan Tanpa Reza Kusuma
  • 3 Pencemaran PETI Meluas ke Danau Kebun Nopi, Urat Nadi Wisata Kuansing Terancam
  • 4 Telkomsel dan PosDigi Luncurkan Paket Sat Set Pos untuk Dukung Operasional Agen Pos
  • 5 Denyut Wisata Kebun Nopi Pulih, Ajang Pacu Jalur Mini Angkat Perekonomian Warga
  • 6 KPK Periksa Kadis PUPR dan DPMPTSP Kuansing Terkait Kasus Suap Suhardiman Amby
  • 7 Pemprov Riau dan Kadin Dumai Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Bengkalis dan Pelabuhan Buruk Bakul
  • 8 PSPS Percaya Diri Hadapi Semen Padang dan Bhayangkara di Grup B League Cup
  • 9 BMKG Pantau 19 Titik Panas di Riau, Terbanyak dari Kuansing
Terkini +INDEKS

Enam Murid Raih Juara OMI Provinsi, MAN 2 Kota Pekanbaru Amankan 4 Tiket ke Tingkat Nasional

11 Oktober 2026
Ian Machyar Terpilih Aklamasi Pimpin Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
11 Oktober 2026
Bidik Tiket PON 2028, PBPI Riau Boyong Pelatih Spanyol dan Andalkan Atlet Lokal
11 Oktober 2026
Dari Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi
10 Oktober 2026
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Cegah Tambang Ilegal, Polres Kuansing Gencarkan Mitigasi Usai Operasi Pemusnahan Alat PETI
10 Oktober 2026
Terungkap dari Aduan ke Guru, Pemuda di Meranti Ditangkap Kasus Kekerasan Seksual Anak
10 Oktober 2026
Riau Expo Desember 2026 Incar Investasi Asing Rp75 Miliar Tanpa APBD
10 Oktober 2026
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
10 Oktober 2026
PSPS Pekanbaru Andalkan Strategi Khusus Hadapi PSMS Medan Tanpa Reza Kusuma
10 Oktober 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved