PILIHAN
Dituduh Sebar Ilmu Hitam, Tiga Orang Dibakar Hidup-hidup
ilustrasi
SEKELOMPOK orang mengurung tiga orang anggota sebuah keluarga sebelum membakar rumah itu sehingga menewaskan mereka.
Kepolisian India, Selasa (19/4/2016), mengatakan tragedi yang terjadi di negara bagian Jharkand itu terjadi karena ketiga korban dituduh terlibat dalam ritual ilmu hitam yang menggunakan manusia sebagai kurban.
Sejauh ini, polisi sudah menahan 10 orang yang diduga terlibat dalam aksi brutal pada Minggu (17/4/2016), yang melibatkan ratusan warga desa yang menyerang keluarga tersebut.
"Tersiar kabar burung bahwa ketiga orang itu menculik anak-anak untuk dikurbankan. Isu itulah yang memicu penyerangan," kata kepala kepolisian distrik Lohardaga, Kartik S seperti dilansir dari tribunjateng.
Keluarga yang diserang itu beranggotakan delapan orang. Kartik melanjutkan, lima orang lainnya berhasil diselamatkan dalam insiden di Lohardaga, 75 kilometer sebelah timu ibu kota Jharkand, Ranchi.
"Kepala keluarga itu, Gowardhan Bhagat, dituduh warga desa sebagai seorang penyihir," lanjut Kartik.
Menurut sejumlah media setempat, beberapa tahun lalu Bhargat pernah dipenjara dengan tuduhan memenggal seseorang. Latar belakang inilah yang membuat warga yakin Bhargat terlibat dalam ilmu hitam.
"Kami belum mendapatkan bukti bahwa Bhargat menculik anak-anak untuk dikurbankan dalam ritual ilmu hitam," ujar Kartik.
Dia menambahkan, polisi saat ini tengah melanjutkan investigasi karena muncul dugaan bahwa serangan ini sebenarnya didalangi dendam pribadi terhadap Bhargat.
Antara 2000-2012, sebanyak 2.097 warga India, sebagian besar perempuan, tewas dibunuh setelah dituduh sebagai penyihir. Demikian data dari Biro Catatan Kejahatan Nasional (NCRB) India.
Sejumlah negara bagian, termasuk Jharkand, sebenarnya telah menerbitkan undang-undang yang bertujuan menghilangkan tindakan main hakim sendiri terhadap mereka yang dituduh sebagai penyihir.
Meski demikian, berbagai laporan terkait pengorbanan manusia untuk ritual ilmu hitam di daerah-daerah terpencil India masih kerap muncul.
Pada Senin (18/4/2016), polisi menyelamatkan seorang bocah perempuan berusia tiga tahun dari tiga pria, termasuk paman bocah itu, yang berencana menjual anak tersebut ke seorang penyihir untuk dikurbankan.(riA)
Kepolisian India, Selasa (19/4/2016), mengatakan tragedi yang terjadi di negara bagian Jharkand itu terjadi karena ketiga korban dituduh terlibat dalam ritual ilmu hitam yang menggunakan manusia sebagai kurban.
Sejauh ini, polisi sudah menahan 10 orang yang diduga terlibat dalam aksi brutal pada Minggu (17/4/2016), yang melibatkan ratusan warga desa yang menyerang keluarga tersebut.
"Tersiar kabar burung bahwa ketiga orang itu menculik anak-anak untuk dikurbankan. Isu itulah yang memicu penyerangan," kata kepala kepolisian distrik Lohardaga, Kartik S seperti dilansir dari tribunjateng.
Keluarga yang diserang itu beranggotakan delapan orang. Kartik melanjutkan, lima orang lainnya berhasil diselamatkan dalam insiden di Lohardaga, 75 kilometer sebelah timu ibu kota Jharkand, Ranchi.
"Kepala keluarga itu, Gowardhan Bhagat, dituduh warga desa sebagai seorang penyihir," lanjut Kartik.
Menurut sejumlah media setempat, beberapa tahun lalu Bhargat pernah dipenjara dengan tuduhan memenggal seseorang. Latar belakang inilah yang membuat warga yakin Bhargat terlibat dalam ilmu hitam.
"Kami belum mendapatkan bukti bahwa Bhargat menculik anak-anak untuk dikurbankan dalam ritual ilmu hitam," ujar Kartik.
Dia menambahkan, polisi saat ini tengah melanjutkan investigasi karena muncul dugaan bahwa serangan ini sebenarnya didalangi dendam pribadi terhadap Bhargat.
Antara 2000-2012, sebanyak 2.097 warga India, sebagian besar perempuan, tewas dibunuh setelah dituduh sebagai penyihir. Demikian data dari Biro Catatan Kejahatan Nasional (NCRB) India.
Sejumlah negara bagian, termasuk Jharkand, sebenarnya telah menerbitkan undang-undang yang bertujuan menghilangkan tindakan main hakim sendiri terhadap mereka yang dituduh sebagai penyihir.
Meski demikian, berbagai laporan terkait pengorbanan manusia untuk ritual ilmu hitam di daerah-daerah terpencil India masih kerap muncul.
Pada Senin (18/4/2016), polisi menyelamatkan seorang bocah perempuan berusia tiga tahun dari tiga pria, termasuk paman bocah itu, yang berencana menjual anak tersebut ke seorang penyihir untuk dikurbankan.(riA)
Berita Lainnya
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota
Pemprov Riau Perketat Penggunaan Dana Bagi Hasil Sawit
Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota
Pemprov Riau Perketat Penggunaan Dana Bagi Hasil Sawit
Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV