Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
SPMB 2025 Pekanbaru Digelar Juni, Kuota Jalur Domisili Dikurangi
Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal
RIAUIN.COM – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekanbaru akan dimulai pada Juni 2025. Pendaftaran direncanakan berlangsung mulai 23 Juni, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal.
"Untuk penerimaan peserta didik baru kita jadwalkan dimulai sekitar tanggal 23 Juni," ungkapnya.
Pelaksanaan teknis SPMB di Pekanbaru tetap mengacu pada pedoman dari Kementerian Pendidikan, dan nantinya akan dituangkan secara resmi dalam Peraturan Wali Kota Pekanbaru. Saat ini, peraturan tersebut masih dalam proses penyusunan dan ditargetkan selesai pada bulan Mei.
Selain itu, Dinas Pendidikan telah menyampaikan laporan terkait daya tampung sekolah dan sebaran domisili calon peserta didik. Mereka juga akan melakukan sosialisasi lebih lanjut mengenai perubahan teknis SPMB.
Salah satu hal yang berubah tahun ini adalah pengurangan kuota jalur domisili untuk SMP. Jika tahun lalu jalur ini mendapat porsi 50 persen, maka tahun ini hanya 40 persen. Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan ruang lebih besar kepada jalur afirmasi dan jalur prestasi.
“Pengurangan ini untuk membuka kesempatan bagi siswa berprestasi dan dari keluarga kurang mampu agar bisa masuk ke sekolah yang diinginkan,” jelas Jamal.
Kuota jalur afirmasi mengalami peningkatan dari 15 persen menjadi 20 persen. Sementara jalur prestasi kini mendapat alokasi tetap sebesar 25 persen dari total kuota, yang sebelumnya hanya diisi berdasarkan sisa daya tampung. Jalur perpindahan orangtua tetap dipertahankan lima persen.
Untuk tingkat SD, tidak ada perubahan signifikan dalam distribusi kuota. Usulan kuota SPMB tahun ini sama dengan yang berlaku pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun sebelumnya.
“Distribusi SD negeri sudah merata, jadi kita tidak perlu menambah kuota,” tambahnya.
Secara keseluruhan, jalur domisili masih menjadi jalur utama untuk penerimaan peserta didik SD, dengan usulan minimal 70 persen dari total daya tampung. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga