Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
Dua Pria Berpura-pura Petugas DLHK Pekanbaru, Pungut Uang Sampah dengan Dokumen Palsu
RIAUIN.COM - Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil membongkar aksi penipuan dan pemerasan yang dilakukan dua pelaku di Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, yang mengaku sebagai petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
Kedua pelaku, berinisial MW (48) dan DD (43), diringkus pada Rabu, 9 April 2025, sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Melur No. 15, Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan. Mereka diduga melakukan pungutan liar dengan modus meminta uang dari warga dan pelaku usaha sebagai biaya pengelolaan sampah, seolah-olah atas nama DLHK Pekanbaru.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Menurutnya, kedua pelaku menggunakan kwitansi bermaterai DLHK, stempel, serta surat tugas yang diduga dipalsukan untuk mengelabui korbannya.
“Mereka memakai dokumen dan atribut yang seolah-olah resmi untuk menipu masyarakat,” ungkap Bery pada Jumat (11/4/2025).
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti tujuh lembar fotokopi kwitansi DLHK yang telah diisi, 15 lembar kwitansi kosong, satu stempel berlogo DLHK, buku rekening BRI atas nama MW, kartu ATM BRI, serta selembar surat tugas bernomor B.800.1.11.1/DLHK-U.R/28/2015 yang diduga tidak sah.
“Penangkapan ini berawal dari laporan warga yang curiga dengan adanya pungutan tidak resmi atas nama DLHK. Setelah diselidiki, kami berhasil mengamankan kedua pelaku,” jelas Bery.
Saat ini, MW dan DD sedang diperiksa secara mendalam di Markas Polresta Pekanbaru. Mereka dijerat dengan Pasal 368 KUHP terkait pemerasan, Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen, atau Pasal 378 KUHP terkait penipuan.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dan segera melapor jika menemukan praktik serupa. “Kami harap masyarakat lebih teliti dan tidak segan melaporkan jika ada pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah untuk meminta pungutan yang mencurigakan,” tutup Bery. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga