PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Bupati Wardan Beri Bantuan 13 Unit Kapal Motor dan Ratusan Alat Tangkap Kepada Nelayan
Tembilahan, Riauin.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyerahkan bantuan
13 (Tiga Belas) unit kapal motor dan ratusan alat tangkap kepada
nelayan Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Rabu (1/11/2017).
Penyerahan bantuan yang berasal dari Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan program penyelamatan udang Gala dan Kepiting yang digagas oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Inhil.
Menurut Bupati, pemberian Kapal Motor dan Alat Tangkap yang diberikan tersebut, bertujuan untuk membantu para nelayan agar dapat meningkatkan pendapatan sehingga mencapai kesejahteraan.
"Peliharalah alat tangkap ini, jangan menggunakan racun atau tuba, sudah ada peraturan yang melarang hal itu dilakukan, ada sanksi pidana yang diterapkan sekarang," imbau Bupati.
Ihwal pelarangan menggunakan racun atau tuba tersebut, dikatakan Bupati, Dia bersama jajarannya di Pemerintahan Kabupaten Inhil, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan sudah melakukan sosialisasi kepada para nelayan di sejumlah daerah di Kabupaten Inhil.
"Bahkan, dalam aturan yang diberlakukan itu, juga terdapat denda sebesar Rp 1,2 Milyar yang dikenakan bagi para nelayam yang melanggar aturan, mencari ikan dengan menggunakan racun," papar Bupati.
Selanjutnya, Bupati mengungkapkan, beberapa waktu lalu, Dirinya berkunjung ke Kementerian Perikanan dan Kelautan. Disana, Bupati mengaku, diberikan arahan untuk mengembangkan budidaya kepiting dan udang galah.
"Arahan tersebut, menurut pihak kementerian, dilandaskan oleh potensi kelautan yang ada di Inhil. Inhil memiliki wilayah perairan yang sangat luas, begitu pula dengan keberadaan kawasan hutan mangrove yang luas turut menunjang habitat kepiting yang ada," kata Bupati.
Bupati berharap, dengan adanya program pengembangan udang galah dan kepiting tersebut, maka Kabupaten Inhil dapat menjadi Kabupaten penghasil udang galah dan kepiting terbesar di Provinsi Riau bahkan Indonesia.
Kedatangan Bupati kali ini, selain untuk menyerahkan bantuan Kapal Motor dan Alat Tangkap juga mengagendakan peresmian 33 (Tiga Puluh Tiga) unit rumah warga Desa Sungai Undan yang masuk dalam program bedah rumah swadaya oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Inhil serta silahturrahmi bersama warga yang dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Desa Sungai Undan.
Turut mendampingi Bupati Inhil, HM Wardan dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik, HM Thaher, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, H Mukhtar T, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Junaidy Ismail dan Kepala Badan Perizinan, Helmi D serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil lainnya. (nol)
Penyerahan bantuan yang berasal dari Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan program penyelamatan udang Gala dan Kepiting yang digagas oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Inhil.
Menurut Bupati, pemberian Kapal Motor dan Alat Tangkap yang diberikan tersebut, bertujuan untuk membantu para nelayan agar dapat meningkatkan pendapatan sehingga mencapai kesejahteraan.
"Peliharalah alat tangkap ini, jangan menggunakan racun atau tuba, sudah ada peraturan yang melarang hal itu dilakukan, ada sanksi pidana yang diterapkan sekarang," imbau Bupati.
Ihwal pelarangan menggunakan racun atau tuba tersebut, dikatakan Bupati, Dia bersama jajarannya di Pemerintahan Kabupaten Inhil, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan sudah melakukan sosialisasi kepada para nelayan di sejumlah daerah di Kabupaten Inhil.
"Bahkan, dalam aturan yang diberlakukan itu, juga terdapat denda sebesar Rp 1,2 Milyar yang dikenakan bagi para nelayam yang melanggar aturan, mencari ikan dengan menggunakan racun," papar Bupati.
Selanjutnya, Bupati mengungkapkan, beberapa waktu lalu, Dirinya berkunjung ke Kementerian Perikanan dan Kelautan. Disana, Bupati mengaku, diberikan arahan untuk mengembangkan budidaya kepiting dan udang galah.
"Arahan tersebut, menurut pihak kementerian, dilandaskan oleh potensi kelautan yang ada di Inhil. Inhil memiliki wilayah perairan yang sangat luas, begitu pula dengan keberadaan kawasan hutan mangrove yang luas turut menunjang habitat kepiting yang ada," kata Bupati.
Bupati berharap, dengan adanya program pengembangan udang galah dan kepiting tersebut, maka Kabupaten Inhil dapat menjadi Kabupaten penghasil udang galah dan kepiting terbesar di Provinsi Riau bahkan Indonesia.
Kedatangan Bupati kali ini, selain untuk menyerahkan bantuan Kapal Motor dan Alat Tangkap juga mengagendakan peresmian 33 (Tiga Puluh Tiga) unit rumah warga Desa Sungai Undan yang masuk dalam program bedah rumah swadaya oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Inhil serta silahturrahmi bersama warga yang dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Desa Sungai Undan.
Turut mendampingi Bupati Inhil, HM Wardan dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik, HM Thaher, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, H Mukhtar T, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Junaidy Ismail dan Kepala Badan Perizinan, Helmi D serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil lainnya. (nol)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan