Advertorial
Gubri Soroti Maraknya Pekerja Migran Ilegal dari Kepulauan Meranti
Gubernur Riau Abdul Wahid
RIAUIN.COM - Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya angka Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang berangkat ke luar negeri tanpa dokumen resmi.
Dari sekitar 40 ribu warga Meranti yang bekerja di luar negeri, hanya 5.000 di antaranya yang tercatat memiliki izin resmi.
"Data menunjukkan bahwa dari 40 ribu pekerja asal Meranti yang mayoritas ke Malaysia, hanya sekitar 5.000 yang legal. Sisanya berstatus ilegal karena minimnya peluang kerja di daerah ini. Kita harus temukan jalan keluarnya," ujar Abdul Wahid.
Ia menilai, terbatasnya lapangan pekerjaan di Riau menjadi salah satu penyebab utama. Pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah 5 persen turut memperburuk situasi, sehingga banyak masyarakat memilih mencari nafkah ke luar negeri meski tanpa jalur resmi. "Ekonomi kita belum tumbuh di atas 5 persen, ini menyulitkan pembukaan lapangan kerja. Akibatnya, banyak yang nekat pergi secara ilegal," tambahnya.
Gubernur menegaskan bahwa solusi jangka panjang adalah dengan memastikan pembangunan merata di seluruh wilayah Riau. "Kunci agar Riau berkembang adalah pemerataan pembangunan untuk menciptakan peluang kerja. Saya pastikan tidak ada kabupaten yang terabaikan," katanya dengan tegas.
Abdul Wahid juga menyoroti pentingnya dialog untuk mengatasi persoalan ini. "Semua masalah bisa diatasi asalkan ada komunikasi dan kerja sama untuk mencari solusi terbaik," pungkasnya. -adv
Berita Lainnya
Bengkalis dan Pelalawan Picu Lonjakan Kebakaran Lahan di Riau
Sekwan DPRD Riau Tempuh Jalur Hukum Usai Kericuhan di Gedung Dewan
Sidang Banggar DPRD Riau Memanas, Massa Pendukung Legislator Terlibat Baku Hantam
Korban Jiwa di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Melonjak Tajam hingga Pertengahan Tahun
Pemprov Riau Desak Komnas HAM Segera Tuntaskan Konflik Lahan Adat di Rohul dan Kampar
Karhutla 10 Hektare di Rohil Belum Padam, Petugas Kewalahan Hadapi Angin Kencang
Bengkalis dan Pelalawan Picu Lonjakan Kebakaran Lahan di Riau
Sekwan DPRD Riau Tempuh Jalur Hukum Usai Kericuhan di Gedung Dewan
Sidang Banggar DPRD Riau Memanas, Massa Pendukung Legislator Terlibat Baku Hantam
Korban Jiwa di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Melonjak Tajam hingga Pertengahan Tahun
Pemprov Riau Desak Komnas HAM Segera Tuntaskan Konflik Lahan Adat di Rohul dan Kampar
Karhutla 10 Hektare di Rohil Belum Padam, Petugas Kewalahan Hadapi Angin Kencang