• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Pencemaran PETI Meluas ke Danau Kebun Nopi, Urat Nadi Wisata Kuansing Terancam
10 Oktober 2026
Denyut Wisata Kebun Nopi Pulih, Ajang Pacu Jalur Mini Angkat Perekonomian Warga
09 Oktober 2026
Mahasiswa FH UNRI Dorong Penguatan Ekologi dan Pangan Desa Bukit Sembilan
08 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026

  • Home
  • Kampar

Khairudin Siregar Pertanyakan Pengembalian Dana Pengelolaan Lahan Adat Senama Nenek

Ovie

Ahad, 02 Februari 2025 22:31:14 WIB
Cetak

Khairudin Siregar. | Foto : dok

RIAUIN.COM- Masalah pengelolaan lahan adat seluas 2.800 hektare di Kenegerian Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, terus bergulir. Selama lima tahun terakhir, lahan tersebut berada di bawah naungan Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) dalam kerja sama kemitraan dengan PTPN V yang berakhir pada Desember 2024.

Khairudin Siregar, seorang investor yang terlibat dalam pengelolaan lahan itu, mengaku tetap melanjutkan pengelolaan meski perjanjian kerja sama sudah berakhir. "Saya tahu perjanjian itu sudah habis, tetapi uang saya sudah banyak terpakai. Kalau tidak dilanjutkan, siapa yang akan menggantinya," ujarnya, Minggu (2/2/2025).

Menurut Khairudin, sejak 2020 ia telah menginvestasikan dana sekitar Rp8,5 miliar untuk pengelolaan lahan tersebut, termasuk Rp5 miliar untuk pasokan pupuk dan Rp3,5 miliar untuk mengatasi masalah internal KNES yang berlangsung hingga April 2024. "Uang itu bukan cuma-cuma, tapi hasil pinjaman dari BRI," ungkapnya.

Khairudin menegaskan bahwa siapa pun yang akan mengambil alih pengelolaan lahan bukan masalah baginya, asalkan uang yang telah dia keluarkan bisa dikembalikan.

Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas pertanyaan Juswari Umar Said dan Emil Salim, kuasa hukum Koperasi Produsen Pusako Senama Nenek (KOPOSAN), terkait dasar hukum Khairudin melalui CV Elsa yang tetap mengelola lahan adat tersebut.

Pertemuan yang digelar Kamis (30/1/2025) di Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar turut dihadiri pihak Polres Kampar, Dinas Koperasi dan UMK, serta Ninik Mamak Senama Nenek.

Juswari menegaskan bahwa setelah perjanjian kerja sama KNES dan PTPN V berakhir serta mandat pengelolaan tanah ulayat dicabut, tidak boleh ada lagi aktivitas di lahan tersebut. "Kalau hasil panen sampai dijual, masuk ke rekening siapa? Ini bisa menimbulkan persoalan baru," ujarnya.

Sekitar 600 anggota yang sebelumnya tergabung dalam KNES kini telah menyatakan keluar dan bergabung dengan KOPOSAN. Ketua KOPOSAN, Alfajri, menyebutkan bahwa keputusan ini diambil karena KNES dinilai tidak transparan dalam pengelolaan keuangan hasil panen serta tidak mampu meningkatkan kesejahteraan anggota.

"Banyak dari kami hanya menerima gaji Rp1 juta, bahkan ada yang hanya Rp300 ribu per persil, dan ada yang tidak menerima gaji sama sekali selama lima tahun," ujar Alfajri. Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah lahan milik masyarakat telah diperjualbelikan tanpa persetujuan pemilik sertifikat.

KNES juga diketahui tidak menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama lebih dari tiga tahun, yang secara hukum dapat menjadi alasan pembubaran koperasi berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi Nomor 09 Tahun 2018.

Atas dasar berbagai persoalan tersebut, anggota membentuk KOPOSAN yang diharapkan dapat membawa manfaat dan kesejahteraan lebih baik bagi masyarakat Kenegerian Senama Nenek.  -rls, juh

 


 Editor : Novita


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Logistik Bagi Terdampak Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin

Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin

Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar

Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat

Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar

Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Logistik Bagi Terdampak Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin

Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin

Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar

Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat

Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
  • 2 PSPS Pekanbaru Andalkan Strategi Khusus Hadapi PSMS Medan Tanpa Reza Kusuma
  • 3 Pencemaran PETI Meluas ke Danau Kebun Nopi, Urat Nadi Wisata Kuansing Terancam
  • 4 Telkomsel dan PosDigi Luncurkan Paket Sat Set Pos untuk Dukung Operasional Agen Pos
  • 5 Denyut Wisata Kebun Nopi Pulih, Ajang Pacu Jalur Mini Angkat Perekonomian Warga
  • 6 KPK Periksa Kadis PUPR dan DPMPTSP Kuansing Terkait Kasus Suap Suhardiman Amby
  • 7 Pemprov Riau dan Kadin Dumai Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Bengkalis dan Pelabuhan Buruk Bakul
  • 8 PSPS Percaya Diri Hadapi Semen Padang dan Bhayangkara di Grup B League Cup
  • 9 BMKG Pantau 19 Titik Panas di Riau, Terbanyak dari Kuansing
Terkini +INDEKS

Enam Murid Raih Juara OMI Provinsi, MAN 2 Kota Pekanbaru Amankan 4 Tiket ke Tingkat Nasional

11 Oktober 2026
Ian Machyar Terpilih Aklamasi Pimpin Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
11 Oktober 2026
Bidik Tiket PON 2028, PBPI Riau Boyong Pelatih Spanyol dan Andalkan Atlet Lokal
11 Oktober 2026
Dari Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi
10 Oktober 2026
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Cegah Tambang Ilegal, Polres Kuansing Gencarkan Mitigasi Usai Operasi Pemusnahan Alat PETI
10 Oktober 2026
Terungkap dari Aduan ke Guru, Pemuda di Meranti Ditangkap Kasus Kekerasan Seksual Anak
10 Oktober 2026
Riau Expo Desember 2026 Incar Investasi Asing Rp75 Miliar Tanpa APBD
10 Oktober 2026
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
10 Oktober 2026
PSPS Pekanbaru Andalkan Strategi Khusus Hadapi PSMS Medan Tanpa Reza Kusuma
10 Oktober 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved