Diduga Akibat Kapal Cepat Pembawa Rokok Ilegal, Kecelakaan Laut di Tembilahan, Dua Warga Tewas Tenggelam
Mayat korban dievakuasi ke RSUD Puri Husada Tembilahan.
RIAUIN.COM - Dua warga seberang Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), tewas akibat kecelakaan di laut di perairan Kantor Pertamina, Kecamatan Tembilahan.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora mengatakan, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Ahad (26/1/2025), setelah seorang warga melaporkan sebuah pompong (perahu kayu) tenggelam.
“Berdasarkan kesaksian warga di sekitar lokasi kejadian, kecelakaan terjadi di sekitar Kantor Pertamina Tembilahan,” ucap AKBP Farouk Oktora, Senin (27/1/2025).
Kapolres mengungkapkan, peristiwa kecelakaan tersebut diketahui dari sebuah laporan yang memberitahukan ada korban tenggelam bersama pompong yang dikendarainya.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan Satpolairud, Polsek Tembilahan, dan KSKP Tembilahan bersama masyarakat setempat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
"Hasil penyelidikan sementara, diduga kuat perahu kayu tersebut tenggelam akibat kecelakaan laut," jelasnya.
Dua korban yang diketahui bernama Bastian (61), warga Emban Sari, dan Topo (37), warga Kampung Baru, Seberang Tembilahan ditemukan meninggal dunia. Sementara perahu kayu yang dikendarainya ditemukan dalam kondisi rusak parah.
Saat ini korban sudah dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk proses visum, sedangkan barang bukti berupa pompong yang tenggelam kini diamankan oleh pihak Satpolairud.
Disinggung soal dugaan yang menyebut Laka Laut terjadi akibat kapal cepat pembawa rokok ilegal, Kapolres berjanji akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Saat ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.(zul).
Berita Lainnya
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman