PILIHAN
Gubri Ajak Kaum Perempuan Cegah Kanker Serviks dan Payudara
PEKANBARU,Riauin.com - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menyerukan kepada semua wanita di wilayah Provinsi Riau agar mengikuti tes IVA (Inspeksi Visual Asetat) dan Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis).
Hal itu disampaikan oleh Gubri disaat menghadiri Aksi Deteksi Kanker Payudara dan Leher Rahim melalui pemeriksaan Sadanis dan IVA, yang diprakasai oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau bekerjasama dengan TP-PKK Riau dan Organisasi Wanita se-Provovinsi Riau.
"Perlu ada gerakan hidup sehat supaya masalah penyakit seperti ini (kanker serviks dan payudara) bisa dicegah sejak dini. Saya harap dinas terkait juga dapat menggalakkan upaya serupa dengan memberi pemahaman dalam bantuk sosialisasi pencegahan dan bahaya penyakit itu," ucap pria yang akrab disapa Andi Rachman tersebut kepada GoRiau di Gedung Dharma Wanita di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (26/10/2017).
Sementara itu, Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan, bahwa tes IVA berfungsi untuk mencegah sekaligus mendeteksi dini kemungkinan wanita dewasa mengindap penyakit kanker serviks atau leher rahim. Sedangkan tes Sadanis untuk menghindari termasuk mengetahui kemungkinan terjangkitnya penyakit  kanker payudara.
"IVA test diperlukan bagi wanita usia 30-60 tahun atau yang sudah menikah untuk deteksi dini kanker leher rahim," ungkapnya.
Dipaparkan Mimi, bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang tidak menular, akan tetapi penyakit ini menjadi masalah yang serius bagi kesehatan masyarakat. Sebab, jumlah penderita kanker semakin meningkat dengan seiring waktunya lantaran kurangnya kesadaran diri dalam memeriksa kesehatan organ intimnya.
"Begitu juga dengan periksa payudara sendiri (Sadari). Ini juga perlu dilakukan perempuan sejak usia remaja agar terhindar dari resiko kanker payudara. Sehingga bisa ditangani secepatnya," tandasnya.
Dalam acara yang mengangkat tema "Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara" ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Riau, Hj Sisilita Arsyadjuliandi Rachman, Ketua DPRD Riau Hj Septina Primawati, dan para pengurus organisasi wanita se-Riau. (nol)
Hal itu disampaikan oleh Gubri disaat menghadiri Aksi Deteksi Kanker Payudara dan Leher Rahim melalui pemeriksaan Sadanis dan IVA, yang diprakasai oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau bekerjasama dengan TP-PKK Riau dan Organisasi Wanita se-Provovinsi Riau.
"Perlu ada gerakan hidup sehat supaya masalah penyakit seperti ini (kanker serviks dan payudara) bisa dicegah sejak dini. Saya harap dinas terkait juga dapat menggalakkan upaya serupa dengan memberi pemahaman dalam bantuk sosialisasi pencegahan dan bahaya penyakit itu," ucap pria yang akrab disapa Andi Rachman tersebut kepada GoRiau di Gedung Dharma Wanita di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (26/10/2017).
Sementara itu, Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan, bahwa tes IVA berfungsi untuk mencegah sekaligus mendeteksi dini kemungkinan wanita dewasa mengindap penyakit kanker serviks atau leher rahim. Sedangkan tes Sadanis untuk menghindari termasuk mengetahui kemungkinan terjangkitnya penyakit  kanker payudara.
"IVA test diperlukan bagi wanita usia 30-60 tahun atau yang sudah menikah untuk deteksi dini kanker leher rahim," ungkapnya.
Dipaparkan Mimi, bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang tidak menular, akan tetapi penyakit ini menjadi masalah yang serius bagi kesehatan masyarakat. Sebab, jumlah penderita kanker semakin meningkat dengan seiring waktunya lantaran kurangnya kesadaran diri dalam memeriksa kesehatan organ intimnya.
"Begitu juga dengan periksa payudara sendiri (Sadari). Ini juga perlu dilakukan perempuan sejak usia remaja agar terhindar dari resiko kanker payudara. Sehingga bisa ditangani secepatnya," tandasnya.
Dalam acara yang mengangkat tema "Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara" ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Riau, Hj Sisilita Arsyadjuliandi Rachman, Ketua DPRD Riau Hj Septina Primawati, dan para pengurus organisasi wanita se-Riau. (nol)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021