Pj Ketua TP PKK Riau Dorong Generasi Muda Terus Berkarya dan Kembangkan Potensi Daerah
RIAUIN.COM – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Riau, Zuliana Rahman Hadi, mendorong generasi muda untuk terus berkembang dan berkreasi, terutama dalam mengembangkan kerajinan tangan yang menjadi ciri khas daerah.
Dalam kegiatan yang diadakan di Kantor Dekranasda Provinsi Riau, Kamis (28/11/2024), Zuliana menyebutkan bahwa lomba desain motif tenun batik yang melibatkan peserta usia 16 hingga 24 tahun menjadi salah satu wujud dukungan terhadap kreativitas anak muda.
“Karya-karya anak muda harus terus didorong agar berkembang. Baru-baru ini, kami mengadakan lomba desain motif batik, yang diikuti oleh anak muda berusia 16 hingga 24 tahun, sebagai bentuk pengembangan potensi mereka,” ujarnya.
Zuliana, yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Riau, menyampaikan bahwa produk kerajinan Riau mendapat perhatian positif dalam kunjungan Persatuan Wanita Patra (PWP) dari PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR). Mereka sangat mengapresiasi hasil karya pengrajin Riau.
“Kami baru saja menerima kunjungan dari Ibu-ibu Pertamina, yang ingin melihat hasil kerajinan dari Riau, dan mereka memberikan respons yang sangat positif. Ini menjadi momentum untuk lebih mengembangkan potensi kerajinan daerah,” katanya.
Ia juga berharap agar produk-produk kerajinan dari Riau, seperti batik dan tenun, dapat lebih dikenal luas, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di luar daerah, termasuk di kabupaten dan kota-kota kecil di Riau.
“Produk-produk kerajinan daerah, terutama dari kabupaten dan kota kecil, perlu lebih dieksplorasi dan dikenalkan. Dekranasda menjadi wadah untuk memperkenalkan hasil karya mereka ke masyarakat yang lebih luas,” ungkap Zuliana.
Zuliana juga memberikan apresiasi terhadap kualitas kerajinan yang telah dihasilkan dan berharap karya-karya tersebut terus berkembang. Meski begitu, ia juga menekankan pentingnya latihan dan kolaborasi dengan berbagai instansi terkait untuk meningkatkan kualitas kerajinan.
"Bagi yang masih dalam proses, bukan berarti karya mereka buruk. Hanya saja, mereka butuh lebih banyak latihan dan kesempatan untuk berkolaborasi dengan instansi yang lebih berpengalaman," tambahnya. (*)
Berita Lainnya
Berikut Rincian Harga Baru Pertamax dan Pertamax Turbo di Riau per 1 Agustus 2026
Puluhan Warga Dapatkan Operasi THT Gratis dalam Rangka HUT ke-69 Provinsi Riau
Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Naik, Pasokan Dipastikan Tetap Aman
Riau Diperkirakan Diguyur Hujan Lebat di Tengah Munculnya 27 Titik Panas
Riau Jaring Calon Petinggi BRK Syariah, 28 Nama Lolos Seleksi Berkas
BGN Bekukan Tiga Unit Pelayanan Gizi di Riau akibat Penyimpangan Prosedur
Berikut Rincian Harga Baru Pertamax dan Pertamax Turbo di Riau per 1 Agustus 2026
Puluhan Warga Dapatkan Operasi THT Gratis dalam Rangka HUT ke-69 Provinsi Riau
Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Naik, Pasokan Dipastikan Tetap Aman
Riau Diperkirakan Diguyur Hujan Lebat di Tengah Munculnya 27 Titik Panas
Riau Jaring Calon Petinggi BRK Syariah, 28 Nama Lolos Seleksi Berkas
BGN Bekukan Tiga Unit Pelayanan Gizi di Riau akibat Penyimpangan Prosedur