SF Hariyanto Mundur, Ini Tiga Calon Penjabat Gubernur Riau yang Dilantik Lusa
Foto ilustrasi.
RIAUIN.COM - Tiga nama dikabarkan jadi Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) menggantikan SF Hariyanto yang mundur karena akan mengikuti pesta demokrasi pada November mendatang.
Ketiga nama pejabat eselon I dari pemerintah pusat tersebut diantaranya, Safrizal Zakaria Ali (Dirjen Bina Kewilayahan Kemendagri), La Ode Ahmad P Bolombo (Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri), dan Rahman Hadi (Sekjen DPD RI).
Ketiga nama tersebut digadang-gadang menjadi calon Pj Gubernur Riau. Namun dari ketiga calon itu, belakangan muncul nama Rahmad Hadi yang diisukan calon kuat Pj Gubernur Riau.
Bahkan beredar informasi, pelantikan Pj Gubernur Riau direncanakan akan dilaksanakan 15 Agustus di Kemendagri, Jakarta.
Terkait hal itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Indra tidak menampik kabar pelantikan Pj Gubernur Riau tersebut.
"Infonya begitu pelantikan Pj Gubernur Riau tanggal 15 Agustus. Namun kita belum tahu siapa orangnya," kata Indra singkat.
Infomasi yang beredar terakhir, calon kuat Pj Gubernur Riau adalah Rahmad Hadi. Dia merupakan pria kelahiran Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan pada 1969 tahun lalu. Saat ini menjabat Sekjen DPD RI sejak 14 Desember 2020 lalu.(nal/cakaplah).
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla