Belum Ada Tersangka, Kejati Terima SPDP Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Riau
RIAUIN.COM - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau telah memberikan Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif yang terjadi di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Provinsi Riau kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.
"Sudah (diserahkan)," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Nasriadi, Kamis (18/7).
Hal itu dibenarkan Plh Kasi Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Riau Iwan Roy Charles.
Namun, Iwan mengatakan belum ada nama tersangka dalam SPDP dugaan rasuah di Sekretariat DPRD Provinsi Riau tersebut.
"Belum ada (nama tersangka)," ujarnya.
Ditambahkannya, terkait dengan SPDP tersebut, pihaknya telah menunjuk sejumlah jaksa yang nantinya mengikuti perkembangan penyidikan dugaan korupsi itu.
"Ada beberapa jaksa yang ditunjuk untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara itu," tambah Iwan.
Terkait perkara ini, sejumlah orang telah dimintai keterangan. Salah satunya mantan Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun.
Diberitakan sebelumnya Pj Walikota Pekanbaru Muflihun diperiksa Ditreskrimsus Polda Riau selama sekitar 10 jam terkait dugaan korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD (Setwan) Riau.
Berdasarkan pantauan, tampak Muflihun turun dari lantai dua Dittahti Polda Riau mengenakan baju safari berwarna abu-abu.
"Saya datang memenuhi panggilan dan dimintai keterangan terkait dengan tupoksi sebagai Sekwan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)," terangnya kepada awak media.
Dikatakan Muflihun, ia ditanyai kurang lebih sekitar 50 pertanyaan yang berkaitan dengan dugaan SPPD fiktif.(nal/antara).
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla