Dinilai Lemah dalam Bekerja, Pj Bupati Kampar Mutasi 3 Pegawai ke Kantor Camat
RIAUIN.COM- Penjabat Bupati Kampar, Hambali memutasi staf fungsional di Dinas PUPR Kampar, Fahrizal Efendi alias Aseng ke Kantor Camat Kuok.
Aseng ketika dihubungi wartawan mengatakan, terhitung sejak tanggal 14 Mei 2024 ia sudah harus mulai bekerja di kantor Camat Kuok.
Selain memutasi Aseng, Hambali juga memutasi 3 orang personil di Unit Layanan Pengadaan atau ULP, mereka adalah Ade Zamri, Eka Saputra dan Haris.
Ade Zamri dimutasi ke Sekretariat Dewan (Sekwan), sedangkan Eka Saputra dimutasi ke Kantor Camat Kampar, dan Haris dipindahkan ke kantor Camat Bangkinang.
Kepada wartawan, Ade mengaku, mutasi dilakukan justru setelah proses lelang telah selesai diselenggarakan. Saat dipindah, proses lelang di bagian yang ia handle telah rampung.
Dikatakannya, dia dan dua orang rekan yang lain sudah harus mulai ngantor di tempat baru mereka terhitung sejak 14 Mei 2024.
Menurutnya, dia dan dua rekannya menerima mutasi ini, dan mereka siap bekerja di tempat yang baru.
Dari informasi yang didapat wartawan, mutasi ini dilakukan karena Pj Bupati tidak suka dengan kinerja mereka yang dianggap lamban dalam menyelenggarakan proses lelang dan penyiapan berkas hingga menyebabkan paket paket pekerjaan proyek tak kunjung terlaksana hingga saat ini.
Sebelumnya, Hambali juga telah melakukan Inspeksi Mendadak atau Sidak ke kantor PUPR guna memastikan apa kendala yang dihadapi anak buahnya sehingga kegiatan proyek-proyek belum juga terealisasi hingga akhir bulan Mei ini.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar, Syafruddin ketika dihubungi wartawan yang ingin menanyakan soal mutasi mendadak keempat orang pegawai tidak merespon. Walaupun telah ditelpon dan dikirimi pesan tertulis, ia tetap tidak meresponnya hingga berita ini ditayangkan.
Pemindahan 4 orang ini, dimana tiga diantaranya dipindah ke kantor camat disebut beberapa pihak seperti "membuang" orang orang ini dari posisi yang berkaitan dengan penyelenggaran kegiatan proyek.
"Ini sama dengan membuang mereka, masa dari kabupaten tiba-tiba dimutasi ke kantor camat, kan itu seperti "membuang" mereka," ujar salah seorang warga Bangkinang Kota yang tak mau namanya ditulis, Rabu (29/5/2024).-naz
Berita Lainnya
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana