SMA/SMK Negeri di Riau Tak Mampu Menampung Lulusan SMP Sederajat
RIAUIN.COM - Daya tampung Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Provinsi Riau dipastikan tidak mampu menampung siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. Pasalnya, persentase daya tampung SMA/SMK Negeri hanya 76,53 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Roni Rakhmat menyebutkan, daya tampung SMA Negeri sebanyak 60.515 siswa. Sedangkan daya tampung SMK Negeri sebanyak 32.450 siswa. Sehingga total daya tampung 92.965 sis"Diperkirakan tamatan SMP sederajat tahun ini mencapai 121.475 siswa. Tentu kondisi ini tidak akan mampu menampung keseluruhan tamatan SMP sederajat untuk sekolah di SMA/SMK Negeri," kata Roni, Senin (27/5/2024).
Kadis Pariwisata Riau ini mengatakan, daya tampung 92.965 siswa tersebut dengan kemampuan rombongan belajar (Rombel) sebanyak 2.582 kelas, dengan rincian SMA 1.681 ruang kelas dan SMK 901 ruang kelas.
Untuk menyikapi persoalan itu, lanjut Roni, Disdik Riau kembali menyiapkan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi SMA/SMK Swasta di Riau. Dana BOSDA itu diberikan agar para siswa tidak mampu tetap bisa bersekolah, meskipun di sekolah swasta.
"Jadi yang tidak tertampung di sekolah negeri, tetap bisa sekolah di swasta. Karena sekolah swasta juga dapat bantuan dana BOSDA dari Pemprov Riau," sebutnya.
Untuk menjalankan program tersebut, saat ini pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan beberapa sekolah swasta yang ada di Riau. Namun, tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika hendak sekolah di SMA/SMK swasta dan mendapatkan bantuan dana BOSDA tersebut.
"Kami sudah bekerja sama dengan beberapa sekolah swasta, untuk syarat yang bisa mendapatkan program tersebut akan di informasikan selanjutnya," pungkasnya.(nal/mcr).
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla