PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Sekda Inhil Apresiasi Kesiapan Polres Untuk Keamanan Pilkada 2018
TEMBILAHAN, Riauin.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) tentang persiapan pengamanan Pilkada Gubri dan Bupati 2018 mendatang yang berlangsung di Ruang Tri Brata Polres Inhil, Jumat (29/9/2017).
Dalam arahannya, Sekda mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres karena pertemuan ini bisa menjadi media sharing untuk menentukan langkah lebih lanjut demi mensukseskan Pemilu Kada.
"Yang jelas, Pemkab akan mengcover anggaran yang belum masuk di anggaran Provinsi," kata Sekda.
Sementara itu, Kapolres mengungkapkan bahwa ada 3 Komponen utama yang akan mempengaruhi kesuksesan Pilkada ini, yaitu KPU sebagai penyelenggara, Panwaslu sebagai pengawas dan Polri sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk pengamanannya.
Ketiga komponen ini, menurutnya harus mendapat perhatian dari Pemerintah. Untuk mendukung kegiatan pengamanan Pemilu Kada di tingkat Kabupaten tidak seluruhnya ditanggung oleh Provinsi. Kekurangan anggaran yang dibutuhkan, diharapkan akan jadi tanggungan Pemkab Inhil.
"Nantinya Polres Inhil akan menerjunkan 763 personel yang terdiri dari personel Polres Inhil dan Polsek Jajaran serta ditambah perkuatan Personel BKO dari Polda Riau," kata Kapolres.
Kerawanan yang diperkirakan akan terjadi dalam tahapan Pemilu Kada adalah Tahap Persiapan, Kelalaian dalam pendaftaran pemilih, pendaftaran lebih dari 1 kali, manipulasi data oleh petugas pendata, rasa tidak puas dari calon, konflik internal Partai dan intimidasi.
Dalam Tahap Pelaksanaan kerawanannya adalah bentrok antar pendukung, money politics, kampanye hitam, selebaran gelap, manipulasi data, pencoblosan lebih 1 kali, dan penggembungan suara.
"Ditahap penyelesaian kerawanan yang timbul diperkirakan adalah penolakan terhadap hasil penetapan perolehan suara, teror terhadap pasangan calon terpilih, unjuk rasa, intimidasi terhadap anggota KPUD dan saksi-saksi, mobilisasi massa ke MK dan pengrusakan fasilitas umum," urainya.(mcr)
Dalam arahannya, Sekda mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres karena pertemuan ini bisa menjadi media sharing untuk menentukan langkah lebih lanjut demi mensukseskan Pemilu Kada.
"Yang jelas, Pemkab akan mengcover anggaran yang belum masuk di anggaran Provinsi," kata Sekda.
Sementara itu, Kapolres mengungkapkan bahwa ada 3 Komponen utama yang akan mempengaruhi kesuksesan Pilkada ini, yaitu KPU sebagai penyelenggara, Panwaslu sebagai pengawas dan Polri sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk pengamanannya.
Ketiga komponen ini, menurutnya harus mendapat perhatian dari Pemerintah. Untuk mendukung kegiatan pengamanan Pemilu Kada di tingkat Kabupaten tidak seluruhnya ditanggung oleh Provinsi. Kekurangan anggaran yang dibutuhkan, diharapkan akan jadi tanggungan Pemkab Inhil.
"Nantinya Polres Inhil akan menerjunkan 763 personel yang terdiri dari personel Polres Inhil dan Polsek Jajaran serta ditambah perkuatan Personel BKO dari Polda Riau," kata Kapolres.
Kerawanan yang diperkirakan akan terjadi dalam tahapan Pemilu Kada adalah Tahap Persiapan, Kelalaian dalam pendaftaran pemilih, pendaftaran lebih dari 1 kali, manipulasi data oleh petugas pendata, rasa tidak puas dari calon, konflik internal Partai dan intimidasi.
Dalam Tahap Pelaksanaan kerawanannya adalah bentrok antar pendukung, money politics, kampanye hitam, selebaran gelap, manipulasi data, pencoblosan lebih 1 kali, dan penggembungan suara.
"Ditahap penyelesaian kerawanan yang timbul diperkirakan adalah penolakan terhadap hasil penetapan perolehan suara, teror terhadap pasangan calon terpilih, unjuk rasa, intimidasi terhadap anggota KPUD dan saksi-saksi, mobilisasi massa ke MK dan pengrusakan fasilitas umum," urainya.(mcr)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan