Harimau Berkeliaran di Pemukiman Warga, BBKSDA Riau Pasang Camera Trap
RIAUIN.COM - Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau digegerkan dengan kemunculan seekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) pada Rabu (6/3/2024) malam.
Kemunculan hewan buas dilindungi ini sempat direkam oleh warga pemilik rumah. Menyikapi kemunculan harimau ini, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Genman S Hasibuan mengatakan, hewan buas tersebut telah beberapa kali muncul di lokasi yang sama.
"Kalau yang di Kampung Paluh itu kita merekam dua individu harimau, kemudian muncul lagi tak jauh dari lokasi pertama. Sekitar 2 kilometer jaraknya, sehingga kuat dugaan individu (harimau, red) yang sama," kata Genman, Jumat (8/3/2024).
Untuk mendeteksi pergerakan harimau tersebut, BBKSDA Riau telah memasang box trap (kandang perangkap). BBKSDA Riau juga telah berkoordinasi dengan BPBD dan TNI untuk melakukan patroli rutin untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di sekitar kemunculan harimau.
"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melepaskan ternaknya secara liar dekat lokasi perkebunan karena akan memancing datangnya harimau," tutur dia.
Genman menyebut, kemunculan harimau sumatera ke permukiman warga bukan kali ini.
Pada 22 Februari 2024, harimau sempat masuk ke dalam rumah warga dan mencakar kaki anak berusia dua tahun. Beruntung anak tersebut selamat dari serangan hewan buas dilindungi itu.
"Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktifitas di waktu aktifnya harimau yaitu sore hingga malam hari. Kalau pun terpaksa beraktifitas, sebaiknya jangan sendiri-sendiri," pungkasnya.
Sebelumnya, pada 22 Februari 2024, harimau sempat masuk ke dalam rumah warga dan mencakar kaki anak berusia dua tahun. Beruntung anak tersebut selamat dari serangan hewan itu.-dnr
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla