• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemerintah Kabupaten Kuansing Pangkas TPP ASN Jadi 70 Persen pada 2027
03 Agustus 2026
Bapenda Kuansing Bakal Tempel Stiker Kendaraan Penunggak Pajak, Kebijakan Diprotes
02 Agustus 2026
Surat Bermaterai Desi
01 Agustus 2026
Anggota DPRD Kuansing Fraksi PKB Tolak LPj APBD 2025, Soroti Tunda Bayar Rp202 Miliar dan PPPK Siluman
31 Juli 2026
Pemkab Kuansing Janji Selesaikan Tunda Bayar Rp169,02 Miliar Secara Bertahap
31 Juli 2026

  • Home
  • Siak

Masih Tersisa 11.592 Jiwa, Alfedri Ingin Tahun 2024 Kemiskinan Ekstrim di Siak Nol Persen

Redaksi

Kamis, 12 Januari 2023 17:01:48 WIB
Cetak
Wan Idris saat melakukan verifikasi warga kategori miskin ekstrim di Siak./foto:ist.

RIAUIN.COM - Bupati Siak Alfedri menginginkan tingkat kemiskinan ekstrem tahun 2024 di Kabupaten Siak nol persen. Berbagai program strategis sudah disiapkan Pemkab Siak untuk mewujudkan keinginan tersebut.

"Tahun 2023 prioritas kita ke UMKM dengan sasaran masyarakat miskin ekstrem. Karena target 2024 yang miskin ekstrem ini harus nol di Siak," kata Alfedri, kepada Riauin.com, usai memimpin rapat koordinasi terkait realisasi fisik dan keuangan Pemkab Siak tahun 2022, di Aula Kantor Bupati, Rabu (11/1/2023) sore. 

Guna mewujudkan program strategis itu, lanjut Alfedri, dirinya menginstruksikan Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Koperasi dan UMKM, Pemerintah Kampung termasuk Baznas Siak, agar terus mencanangkan program yang berkaitan dengan penanggulangan kemiskinan ekstrim.

"Terutama pemberdayaan masyarakat miskin melalui pemberian fasilitas akses pembiayaan. Data BPS menunjukan angka kemiskinan di Kabupaten Siak tahun 2022 turun menjadi 5,0 persen dari 5,4 persen, nomor 3 terendah di Riau setelah Kota Pekanbaru dan Dumai," ujarnya.

Alfedri menyarankan Dinas Pertanian memprogramkan bantuan modal bibit. Khususnya komoditas yang saat ini harganya tengah naik di pasaran, seperti cabe merah, bawang, jagung termasuk telur dan daging. Kemudian, Dinas Peternakan dan Perikanan bisa berupa bantuan ternak, peralatan nelayan dan pemberdayaan melalui modal usaha. 

"Termasuk Dinas Koperasi dan UMKM memberikan fasilitasi akses pembiayaan, akses pasar, data UMKM serta pendampingan dan pelatihan bagi koperasi dan usaha mikro dalam meningkatkan pendapatan keluarga miskin ekstrem,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Siak Wan Idris mengatakan, jumlah warga miskin ekstrim di Kabupaten Siak tinggal 2.237 kepala keluarga (KK) atau 11.592 jiwa. Angka ini 37 persen dari 6.048 KK.

Sementara, angka 6.048 KK itu, lanjut Wan, diperoleh dari data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) yang dikirim ke Pemkab Siak. Awalnya, data tersebut merupakan hasil verifikasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menghitung jumlah warga miskin ekstrim di Siak tahun 2021 lalu.

"Ya, data awal yang dikirim Kementerian PMK, ada 5,02 persen warga miskin ekstrim di Siak dari 460 ribu jumlah penduduk. Kalau dihitung 6.048 KK atau 31.331 jiwa," kata Wan kepada Riauin.com, Kamis (12/1/2023).

Setelah memperoleh data dari Kementrian PMK, ujar Wan Idris, pihaknya langsung melakukan verifikasi faktual ke 14 kecamatan di Siak. Dimana, yang masuk kategori miskin ekstrim ini adalah warga berpenghasilan Rp12-15 ribu per hari atau 1 Dollar AS.

"Kalau satu keluarga ada 4 orang, dan total jumlah penghasilan mereka di bawah Rp50 ribu per hari, ini masuk kemiskinan ekstrim," kata Wan.

Setelah dilakukan verifikasi faktual di lapangan, ternyata warga miskin ekstrim hampir merata di setiap kecamatan di Siak. 
Terbanyak ada di Kecamatan Kandis, Tualang dan Sungai Apit.  

Namun, angka yang diperoleh Dinas Sosial Siak hasil verifikasi faktual jauh berkurang dari data awal yang dikirim Kementerian PMK.

"Data yang kita peroleh hanya 37 persen dari jumlah data yang dikirim Kementerian PMK. Kalau dihitung, cuma tersisa 11.592 jiwa warga Siak yang masuk kategori miskin ekstrim," jelasnya.

Wan Idris menyebutkan, saat dilakukan verifikasi faktual ternyata ada warga yang awalnya dikategorikan miskin ekstrim, namun sudah meninggal dunia. Kemudian, ada juga ekonominya mulai membaik serta sudah pindah ke daerah lain. Lalu, ada juga data yang tidak ditemukan.

"Bahkan, untuk menetapkan warga masuk kategori miskin ekstrim, kita juga musyawarah dengan perangkat desa dan RT setempat. Apakah layak dikategorikan miskin ekstrim atau tidak. Kemudian, data kemiskinan ekstrim yang sudah diverifikasi ini ditetapkan dan diintervensi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga terkait untuk diberikan bantuan serta perlindungan sosial dan pemberdayaan, salah satu bentuk intervensi adalah program UMKM," pungkasnya.(*)


 Editor : Satria Donald


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan

Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah

Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi

Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau

Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal

Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal

Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan

Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah

Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi

Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau

Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal

Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemerintah Kabupaten Kuansing Pangkas TPP ASN Jadi 70 Persen pada 2027
  • 2 Niat Tempel Stiker Pajak ke Warga, Bobrok Pajak Kendaraan Dinas Pemda Kuansing Malah Terbongkar
  • 3 Bapenda Kuansing Bakal Tempel Stiker Kendaraan Penunggak Pajak, Kebijakan Diprotes
  • 4 Surat Bermaterai Desi
  • 5 Anggota DPRD Kuansing Fraksi PKB Tolak LPj APBD 2025, Soroti Tunda Bayar Rp202 Miliar dan PPPK Siluman
  • 6 Pemkab Kuansing Janji Selesaikan Tunda Bayar Rp169,02 Miliar Secara Bertahap
  • 7 TKD Rp 4,2 Triliun Segera Cair, Pemprov Riau Minta Daerah Prioritaskan Gaji PPPK
  • 8 Integrasi Tol Lingkar Pekanbaru Dimulai, Pengalihan Akses Keluar Tol Pekanbaru–Dumai Diberlakukan
  • 9 Rencana Festival Cari Jodoh 4.700 Janda di Kuansing Terancam Batal
Terkini +INDEKS

Kendalikan Inflasi Daerah, Pemprov Riau Sebar Bahan Pokok Murah di Pekanbaru dan Kampar

03 Agustus 2026
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Hujan Lebat dan Angin Kencang
03 Agustus 2026
Pemerintah Kabupaten Kuansing Pangkas TPP ASN Jadi 70 Persen pada 2027
03 Agustus 2026
Ambulans untuk IKRAB Duri, Bukti Komitmen CSR BRK Syariah bagi Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat
02 Agustus 2026
Niat Tempel Stiker Pajak ke Warga, Bobrok Pajak Kendaraan Dinas Pemda Kuansing Malah Terbongkar
02 Agustus 2026
Besok Riau Bershalawat di Masjid Raya Annur, Habib Syech akan Pimpin Tabligh Akbar Peringatan HUT Riau ke-69
02 Agustus 2026
Bapenda Kuansing Bakal Tempel Stiker Kendaraan Penunggak Pajak, Kebijakan Diprotes
02 Agustus 2026
Cetak Peserta Terbanyak se-Riau Kepri, BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
01 Agustus 2026
BRK Syariah Luncurkan CWLD untuk Mendorong Pertumbuhan UMKM dan Industri Halal
01 Agustus 2026
Riau Masih Dibayangi Kekerasan Perempuan, Pekanbaru Catat 37 Kasus di Semester I 2026
01 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved