Calon Jemaah Haji yang Tertunda Keberangkatannya 2020 akan Diprioritaskan Tahun Ini
RIAUIN.COM - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan calon jemaah haji yang tertunda keberangkatannya pada 2020 dan sudah melunasi biaya haji akan diprioritaskan berangkat pada musim haji tahun 1444 Hijriah atau 2023 tahun ini.
"Nah, di haji reguler itu diperuntukan porsi yang utama adalah jemaah haji yang sudah lunas tertunda dari tahun 2020. Dari harusnya berangkat kan tertunda," kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab kepada CNNIndonesia.com, Selasa (10/1) dikutip dari cnnindonesia.
Indonesia memutuskan tak mengirim jemaah haji pada tahun 2020 dan 2021 lalu lantaran pandemi virus corona (Covid-19). Sementara itu, kuota haji Indonesia pada tahun 2022 lalu tak penuh 100 persen. Pada tahun 2022 lalu Indonesia hanya mendapatkan 100.051 kuota haji.
Saiful mengatakan jemaah yang berhak berangkat akan diatur berdasarkan urutan nomor porsi jemaah haji yang sudah melunasi biaya perjalanan haji tahun 2020.
Nomor porsi merupakan bukti legal keikutsertaan jemaah yang sudah mendaftar untuk ikut keberangkatan haji.
"Nah tahun ini Insya Allah yang sudah lunasi tahun 2020 akan kita berangkatkan semua. Karena tak ada batas usia," kata Saiful.
"Baru nanti sisanya diberikan pada urutan kuota berikutnya, baik di masing-masing kota dan provinsi untuk penuhi target 200 ribu itu," tambahnya.
Pemerintah Indonesia mendapat kuota memberangkatkan 221 ribu orang tanpa batasan usia untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah pada tahun 2023.
Kuota itu dibagi atas 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. Untuk petugas haji tahun ini mendapat 4.200 kuota. (*)
Berita Lainnya
Panen Perdana Lele, Bukti Program PLN Gerakkan Ekonomi Masyarakat Padang Pariaman
Kuasa Hukum Suhardiman Amby Tegaskan Tak Ada Praperadilan, Pilih Taat Proses KPK
Kurang dari Dua Jam, PLN Gerak Cepat Amankan Kelistrikan Lampung Pasca Kebakaran Lahan
PLN Jaga Keandalan Listrik Pulau Bintan Lewat Pemeliharaan Strategis di Gardu Induk Sribintan
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
Perkuat Keandalan Listrik Riau, PLN Ganti CT 150 kV di GI Balai Pungut
Panen Perdana Lele, Bukti Program PLN Gerakkan Ekonomi Masyarakat Padang Pariaman
Kuasa Hukum Suhardiman Amby Tegaskan Tak Ada Praperadilan, Pilih Taat Proses KPK
Kurang dari Dua Jam, PLN Gerak Cepat Amankan Kelistrikan Lampung Pasca Kebakaran Lahan
PLN Jaga Keandalan Listrik Pulau Bintan Lewat Pemeliharaan Strategis di Gardu Induk Sribintan
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
Perkuat Keandalan Listrik Riau, PLN Ganti CT 150 kV di GI Balai Pungut