Dugaan Pencabulan Mahasiswa, Satgas P3KS UIR Akan Temui Korban di Jakarta
RIAUIN.COM - Tim Satgas Pencegahan Penanganan Perundungan Kekerasan Seksual (P3KS) Universitas Islam Riau (UIR), secara intensif masih melakukan investigasi terkait kasus dugaan pencabulan terhadap seorang mahasiswa asal Jakarta.
Kepala Bagian Humas dan Protokoler UIR, Harry Setiawan, mengatakan saat ini Tim Satgas P3KS masih mengumpulkan keterangan dan membangun komunikasi dengan korban.
"Tim masih bekerja mengumpulkan hasil keterangan dan mencoba membangun komunikasi dengan diduga korban agar bisa dimintai keterangannya, agar hasil paripurna bisa diaraih utk penyelesaian kasus ini," kata Harry, Kamis (17/11/2022) siang melalui pesan singkat.
Harry menjelaskan, saat ini Satgas P3KS sedang bekerja dan menunggu kesiapan korban untuk bisa ditemui di Jakarta.
- Peneliti PFR Bima Kemsaindikti Gelar Diseminasi Penelitian Peran Masyarakat dan Crowdfunding Jurnalistik di Kampus UPBI
- Gelar Diseminasi Hasil Penelitian tentang Crowdfunding Jurnalistik, Solusi Inovatif Tingkatkan Kompetensi Wartawan
- Kelola Limbah Sawit, Mahasiswa KKN UMRI Gelar Pelatihan Pembuatan Briket di Desa Lubuk Garam Bengkalis
"Tim masih bekerja, dan kita menghormati hak diduga korban, jadi kita menunggu kesiapannya untuk ditemui di Jakarta," tutup Harry.
Untuk diketahui, kasus ini pertama kali mencuat setelah akun Twitter @mazzini_gspdi membuat postingan yerkait adanya mahasiswa di kampus Islam di Riau diduga berbuat asusila terhadap peserta pertukaran mahasiswa.
Dalam cuitannya, akun @mazzini_gspdi menuliskan "Dunia makin gila. Mahasiswa kampus Islam di Jakarta lagi pertukaran pelajar di kampus Islam di Riau malah disodomi sama dua orang mahasiswa sono saat di asrama kampus. Akhirnya korban cerita sama ibunya. Si ibu tahan minjem uang buat evakuasi anaknya dari Riau ke Jakarta," bunyi cuitan dari akun @mazzini_gsp yang di-posting pada Kamis, (27/10/2022) kemarin.-dnr
Berita Lainnya
Seratus Tiket Early Bird TEDxMAN Two Pekanbaru Youth Ludes dalam Hitungan Hari, Penjualan Normal Wave Telah Dibuka
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Sulap Minyak Jelantah Jadi Produk Perawatan Sepatu, Mahasiswa UPER Raih Pendanaan P2MW 2026
Bisakah Gempa Ganda seperti di Venezuela Terjadi di Indonesia? Pakar UPER Beri Penjelasan Ilmiahnya
Perkuat Nilai Keberlanjutan di Lingkungan Kampus, UPER Jadi Tuan Rumah SDGs Center Conference 2026
Hemat Biaya Hingga Rp588 Juta, Mahasiswa UPER Hadirkan Teknologi Konstruksi Berbasis Augmented Reality
Seratus Tiket Early Bird TEDxMAN Two Pekanbaru Youth Ludes dalam Hitungan Hari, Penjualan Normal Wave Telah Dibuka
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Sulap Minyak Jelantah Jadi Produk Perawatan Sepatu, Mahasiswa UPER Raih Pendanaan P2MW 2026
Bisakah Gempa Ganda seperti di Venezuela Terjadi di Indonesia? Pakar UPER Beri Penjelasan Ilmiahnya
Perkuat Nilai Keberlanjutan di Lingkungan Kampus, UPER Jadi Tuan Rumah SDGs Center Conference 2026
Hemat Biaya Hingga Rp588 Juta, Mahasiswa UPER Hadirkan Teknologi Konstruksi Berbasis Augmented Reality