Bupati Agam Apresiasi Seminar Adat dan Budaya Minangkabau di Perantauan
RIAUIN.COM- Peringatan Maulidurrasul 1444 H Muhammad SAW di lingkungan Ikatan Keluarga Luhak Agam di Provinsi Riau tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya, kali ini warga IKLA se Provinsi Riau dan organisasi kemasyarakatan Sumatera Barat disuguhi dengan seminar adat dan budaya masyarakat Minangkabau, Minggu (9/10/2022).
Seminar yang menghadirkan narasumber Angku Yus Datuk Parpatih dan Bundo Kandung Rosmiati mendapat sambutan antusias dari sekitar 250 warga perantauan Minangkabau di Pekanbaru. Hadir dalam acara tersebut, Bupati Agam, Dr H Andri Warman, Pj Walikota Pekanbaru diwakili Asisten Setdako, Mahyuddin dan Walikota Bukittinggi diwakili Asisten 1 Setdako Bukittinggi, Isra Yonza Dt Indo Marajo.
Dalam sebutannya Bupati Agam memberikan apresiasi kegiatan seminar adat yang dilaksanakan di perantauan, sementara di kampung sendiri belum terpikir untuk melaksanakan seminar seperti ini.
"Program yang disusun ketua dan pengurus Luhak Agam di Riau merupakan prestasi yang luar biasa. 35 tahun ambo di Jakarta sampai sekarang tidak ada IKLA seperti di Riau. Penasehat dan pengurus hingga hari ini berkoordinasi luar biasa," kata Bupati.
Di rantau hendaknya IKLA bersatu, sesuai pepatah Minang Basamo Mako Kajadi. Pemda Agam dan Pemda Bukittinggi siap fasilitasi pertemuan seperti itu.
Insyaa Allah IKLA Jakarta akan dibentuk dan menjadi IKlA pusat.
Semebelumnya Ketua Umum Bundo Kanduang IKLA Provinsi Riau, Hj Sirlyana mengatakan kegiatan ini bermula dari usulan hasil rapat perdana BK Riau yang bahas program kerja dan unggulan. Tujuannya untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat Minangkabau di Provinsi Riau tentang adat dan tatanan masyarakat Minangkabau di Provinsi Riau.
Ketua Umum IKLA Provinsi Riau, H M Hanafi mengatakan, IKLA Provinsi Riau berupaya menyatukan warga Agam dan Bukittinggi di perantauan. Melalui berbagai kegiatan dan program kerja diupayakan mampu menyatukan warga Agam dan Bukittinggi, khususnya di Riau.
Asisten I Setko Pekanbaru, Mahyuddin mengatakan, Kehadiran warga IKLA terbanyak di Pekanbaru. Berbagai profesi dan pekerjaan ada peran warga Agam.
"Kehadiran warga Agam sangat kami butuhkan untuk memajukan Kota Pekanbaru. Bundo Kanduang sangat berperan dalam menggerakkan perekonomian di Pekanbaru," ujarnya.
Usai acara Bupati Agam meresmikan pencanangan Lagu Mars IKLA ciptaan Ir Novian. Lagu tersebut sebagai bentuk pemersatu warga IKLA di perantauan. -vie
Berita Lainnya
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka