PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
8 unit Bangunan Hangus Dilalap Sijago Merah di Inhil
Tembilahan, Riauin.com - Musibah kebakaran terjadi di Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang tepatnya di Jalan H Arsyad Ahmad, Sabtu (12/8/2017) dini hari.
Kebakaran yang berlangsung sekira pukul 01.35 WIB ini, menghanguskan 8 unit bangunan yang difungsikan penghuninya sebagai rumah, konter HP, toko pakaian dan toko kelontong.
Adapun korban dalam musibah tersebut adalah, rumah/konter HP milik Eko (40), rumah Iyan (38), konter HP Lani (31), konter HP Mulyadi (45), rumah/warung kelontong Bibah (50), rumah/warung kelontong Kaspul (46), rumah/toko pakaian Pendi (33) dan rumah/warung santan Idris (65).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak Kepolisian, musibah ini diketahui sekira pukul 01.35 WIB oleh Agus Saputra, yang saat itu sedang melaksanakan ronda malam di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ketika sedang berkeliling, Agus melihat asap keluar dari arah dapur rumah Iyan. Karena curiga, Agus langsung mendatangi sumber asap dan ternyata terlihat api sudah berkobar di dalam dapur rumah Iyan.
"Api dengan cepat menjalar ke arah ruangan yang lain. Melihat hal tersebut, Agus berteriak dan memukul-mukul tiang listrik untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar," terang Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, IPTU Heriman Putra.
Mendengar keriuhan tersebut, Iyan dan keluarga terbangun dan langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
Warga yang mengetahui dan melihat kejadian itu juga langsung turut bersama berusaha memadamkan api, namun api dengan cepat membakar bangunan yang lain.
"Sekira pukul 02.40 WIB api baru dapat dipadamkan, setelah adanya bantuan 3 Unit mobil Damkar Inhil, mesin Pompa Air milik PSMTI dan Mesin Pompa Air milik warga Padupai," tambahnya.
Hingga saat ini, asal api belum diketahui dan kerugian materi belum bisa diperkirakan. "Kasus kebakaran dalam penanganan Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir," tutupnya.
Pantauan awak media di lapangan, pada saat musibah kebakaran berlangsung, juga terdengar beberapa kali ledakan dari bangunan yang terbakar. (lipo)
Kebakaran yang berlangsung sekira pukul 01.35 WIB ini, menghanguskan 8 unit bangunan yang difungsikan penghuninya sebagai rumah, konter HP, toko pakaian dan toko kelontong.
Adapun korban dalam musibah tersebut adalah, rumah/konter HP milik Eko (40), rumah Iyan (38), konter HP Lani (31), konter HP Mulyadi (45), rumah/warung kelontong Bibah (50), rumah/warung kelontong Kaspul (46), rumah/toko pakaian Pendi (33) dan rumah/warung santan Idris (65).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak Kepolisian, musibah ini diketahui sekira pukul 01.35 WIB oleh Agus Saputra, yang saat itu sedang melaksanakan ronda malam di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ketika sedang berkeliling, Agus melihat asap keluar dari arah dapur rumah Iyan. Karena curiga, Agus langsung mendatangi sumber asap dan ternyata terlihat api sudah berkobar di dalam dapur rumah Iyan.
"Api dengan cepat menjalar ke arah ruangan yang lain. Melihat hal tersebut, Agus berteriak dan memukul-mukul tiang listrik untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar," terang Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, IPTU Heriman Putra.
Mendengar keriuhan tersebut, Iyan dan keluarga terbangun dan langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
Warga yang mengetahui dan melihat kejadian itu juga langsung turut bersama berusaha memadamkan api, namun api dengan cepat membakar bangunan yang lain.
"Sekira pukul 02.40 WIB api baru dapat dipadamkan, setelah adanya bantuan 3 Unit mobil Damkar Inhil, mesin Pompa Air milik PSMTI dan Mesin Pompa Air milik warga Padupai," tambahnya.
Hingga saat ini, asal api belum diketahui dan kerugian materi belum bisa diperkirakan. "Kasus kebakaran dalam penanganan Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir," tutupnya.
Pantauan awak media di lapangan, pada saat musibah kebakaran berlangsung, juga terdengar beberapa kali ledakan dari bangunan yang terbakar. (lipo)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan