Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Terjebak Dalam Tangki Pelampung Tongkang, 1 ABK Royal Palma XVIII Tewas
RIAUIN.COM - Tiga orang kru Royal Palma XVIII terjebak di dalam tangki pelampung tongkang di Perairan Indragiri, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (18/8/2022) sekira pukul 08.00 WIB.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Manajemen PT Dwimuda Nusantara pada pukul 16.40 WIB.
"Telah terjadi Kecelakaan kapal, 1 orang terjebak di dalam tangki pelampung Tongkang Royal Palma XVIII di perairan perbatasan Lingga Kepri dengan Tembilahan pada koordinat 00° 49’ 3,84” S - 104° 12’ 7,82” E," ujar I Nyoman.
Merespon laporan itu, pada pukul 17.00 WIB, Tim Rescue Pos SAR Tembilahan berangkat menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pertolongan.
Sebelumnya, Kapal tongkang Royal Palma XVIII bertolak dari Palembang menuju Tembilahan dengan membawa 3 kru. Ketika sampai di perairan Lingga memasuki wilayah Tembilahan, ke 3 kru tersebut melakukan pengecekan tangki pelampung tongkang. Ketiga kru tersebut bernama Noperhan, Yuslim Patana, dan Eko S.
"Mereka mengecek tangki pelampung tongkang, namun pada saat itu ketiganya terjebak di dalam pelampung. Karena kurangnya oksigen, sehingga ketiga kru tersebut berusaha keluar," ujar I Nyoman.
Dua orang kru berhasil keluar dari tangki pelampung, namun satu kru lainnya masih terjebak di dalam tangki pelampung.
Kemudian, 1 kru yang berhasil keluar tersebut meninggal dunia diatas tongkang dalam keadaan lemah karena kehabisan oksigen. Sedangkan 1 kru lainnya masih terjebak di dalam tangki dan dapat di evakuasi oleh Tim Rescuer Pos SAR Tembilahan.
"Noperhan dan Yuslim Patana dapat keluar dari dalam tongkang, namun Yuslim berhasil selamat sampai di luar dan Noperhan kehabisan napas dan meninggal dunia," katanya.
Dijelaskan I Nyoman, korban Eko S yang terjebak di dalam tongkang berhasil dievakuasi oleh Tim Rescue Pos SAR Tembilahan dalam keadaan selamat, namun kondisinya yang lemas karena kekurangan oksigen, korban dilarikan ke Puskesmas terdekat.-dnr
Berita Lainnya
Kebakaran Dini Hari di Tenayan Raya Pekanbaru Hanguskan Rumah dan Tiga Sepeda Motor
Kapal Terbalik di Selat Air Hitam Meranti, Petugas Fokus Cari Kru SB Four Brother 03
Buaya 5 Meter Terkam Nelayan di Inhil, Insiden Ketiga dalam Sebulan
Dua Kali Terjadi, Perairan Sungai Sendewo Meranti Rawan Serangan Buaya Muara
Tabrak Pipa Minyak Pertamina di Rohil, Warga Sumut Meninggal di TKP
Tim SAR Temukan Jasad Remaja Tenggelam di Sungai Kuantan sejauh 800 Meter dari Lokasi Awal
Kebakaran Dini Hari di Tenayan Raya Pekanbaru Hanguskan Rumah dan Tiga Sepeda Motor
Kapal Terbalik di Selat Air Hitam Meranti, Petugas Fokus Cari Kru SB Four Brother 03
Buaya 5 Meter Terkam Nelayan di Inhil, Insiden Ketiga dalam Sebulan
Dua Kali Terjadi, Perairan Sungai Sendewo Meranti Rawan Serangan Buaya Muara
Tabrak Pipa Minyak Pertamina di Rohil, Warga Sumut Meninggal di TKP
Tim SAR Temukan Jasad Remaja Tenggelam di Sungai Kuantan sejauh 800 Meter dari Lokasi Awal