• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Denyut Wisata Kebun Nopi Pulih, Ajang Pacu Jalur Mini Angkat Perekonomian Warga
09 Oktober 2026
Mahasiswa FH UNRI Dorong Penguatan Ekologi dan Pangan Desa Bukit Sembilan
08 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis
07 Oktober 2026
TKD 2027 Diproyeksi Anjlok, Plt Bupati Kuansing Siapkan Strategi Pengetatan Anggaran
07 Oktober 2026

  • Home
  • Nasional

Heboh Bansos Presiden Dikubur, Kemensos dan Bulog Beri Penjelasan

Redaksi

Rabu, 03 Agustus 2022 13:19:08 WIB
Cetak
Beras bansos dikubur.

RIAUIN.COM - Gaduh penemuan sembako bantuan sosial (bansos) presiden yang dikubur di sebuah lahan kosong di wilayah Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, belum menemukan titik terang.

Mulanya, sembako yang terkubur di kedalaman 3 meter itu ditemukan pada Jumat (29/7/2022).

Selain beras, ditemukan pula sembako berupa minyak goreng, tepung terigu, dan telur. Saat ditemukan, bahan-bahan pokok tersebut sudah dalam keadaan busuk dan berjamur.

Belakangan, terungkap bahwa sembako tersebut dikubur oleh perusahaan jasa pengiriman logistik JNE. Menurut JNE, pihaknya bekerja sama dengan PT DNR dalam penyaluran bansos tersebut.

Dalih JNE, sembako itu dikubur karena rusak. JNE pun mengeklaim telah mengganti sembako yang rusak.

Pihak-pihak terkait telah angkat bicara terkait ini. Namun, penemuan tersebut menjadi janggal lantaran pemerintah mengaku tak bekerja sama dengan JNE dalam pengiriman bansos.

Pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) dan PT DNR yang ditunjuk sebagai pengirim bansos pun mengaku tak bekerja sama dengan perusahaan penyedia layanan pengiriman itu.

Untuk mengurai kusutnya kasus ini, pihak kepolisian kini tengah melalukan penyelidikan.

Penjelasan pemerintah
Menteri Sosial Tri Rismaharini buka suara atas penemuan ini. Dia menjelaskan, pengiriman bansos itu sedianya ditangani oleh Bulog.

Saat bahan pokok itu dalam perjalanan pengiriman, turun hujan yang mengakibatkan bansos rusak akibat kehujanan.

"Pak Menko (Menko PMK Muhadjir Effendy) menyampaikan itu bahwa saat itu pengiriman bantuan beras itu dilakukan oleh Bulog. Nah, kemudian di perjalanan itu pengirim bantuan itu barangnya itu kehujanan," kata Risma dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2022).

Dikarenakan kondisi beras rusak, kata Risma, bansos tersebut akhirnya diganti dengan yang baru. Penggantian Bansos ditanggung JNE selaku pihak transporter atau jasa pengirim.

"Mereka harus mengganti, karena meskipun mereka tidak tahu kualitas beras itu seperti apa tapi dia sudah kehujanan. Gitu perjanjiannya katanya," ucap Risma.

"Sudah ada keterangan bahwa memang diganti oleh penerima jasa transporternya beras itu," kata dia.

Baca juga: Inspektorat Sebut Bansos Dikubur di Depok Belum Tentu Milik Kemensos

Saat ini, Kemensos masih menyelidiki alasan mengapa bantuan yang rusak itu dikubur. Kemensos pun telah membentuk tim khusus untuk mengusut kasus ini.

Risma mengeklaim, pihaknya sudah mendapat titik terang terkait kasus ini. Namun, belum bisa dipublikasikan karena masih ada sejumlah data yang harus dilengkapi.

"Kami belum berani menginformasikan kejadian yang terjadi di Depok itu seperti apa," ujarnya.

Belum tentu milik Kemensos
Terkait ini, Inspektur Jenderal Kementerian Sosial Dadang Iskandar mengatakan, timbunan bansos yang ditemukan di Depok tersebut belum tentu milik Kemensos.

Kemungkinan itu dia dapat setelah melakukan verifikasi lapangan dan mencocokan data terhadap program bantuan yang diluncurkan Kemensos.

"Langkah yang dilakukan Kemensos dalam melakukan penyaluran bansos ini khususnya Bansos Presiden untuk wilayah Jabodetabek ini masih belum meyakini (temuan ini) punyanya Kemensos," kata Dadang dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2022).

Dadang mengungkapkan, saat verifikasi lapangan, pihaknya menemukan sejumlah bahan pokok yang dikubur mulai dari beras hingga telur.

Setelah dicocokkan, ternyata, beras tersebut tidak cocok dengan bansos yang pernah dikirimkan Kemensos karena tak ada label "Bantuan Presiden melalui Kemensos" yang tertera di karung beras.

Selain itu, Kemensos juga melakukan verifikasi ke Bulog sebagai pemenang tender proyek bansos tersebut.

Pihak Bulog menyebutkan, bantuan yang mereka salurkan bukan hanya dari Kemensos, tetapi juga dari pemerintah daerah setempat.

Menurut Dadang, pihaknya juga tidak menyalurkan bahan pokok selain beras. Sementara, sembako yang dikubur di Depok terdiri dari beras, minyak, dan telur.

"Penjelasannya dari pihak Bulog, bahwa bantuan ini bukan hanya dari Kemensos. Ada juga dari pemda pun melakukan pemberian bantuan yang sejenis ada gula, ada telur," papar Dadang.

Bulog tak kerja sama dengan JNE
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas juga telah angkat bicara ihwal penemuan ini.

Buwas menjelaskan, awalnya, Bulog mendapat penugasan dari Presiden Joko Widodo untuk menyalurkan bantuan sosial.

Atas perintah itu, Bulog menunjuk PT DNR dan PT Pos Indonesia sebagai transporter. Artinya, Bulog tak pernah menunjuk langsung JNE untuk mengirimkan bansos presiden.

Namun demikian, kata Buwas, tak menjadi soal jika PT DNR atau PT Pos Indonesia meneken subkontrak terkait pengiriman bantuan ini.

Bagi Bulog, yang terpenting adalah bantuan tersebut sampai ke tangan yang berhak.

"Mau dilaksanakan oleh Gojek (atau JNE) ya boleh-boleh saja. Yang penting sampai kepada sasaran dong," kata Buwas kepada Kompas.com, Selasa (2/8/2022).

"Tapi kan penanggung jawab kepada yang men-sub-kan itu. Kita kontraknya pada si A, nah sudah dia tanggung jawab pada kontrak itu," tambahnya dikutip dari kompas.

Oleh karenanya, kata Buwas, tidak menjadi masalah juga apabila Kemensos tak tahu detail soal penyaluran paket. Paling penting buat Kemensos yakni mengetahui bahwa bantuan tersebut sudah sampai ke sasaran.

"Itu kan tanggung jawab kita yang tahu. Prinsipnya adalah Kemensos berikan data penerima. Kemensos tahunya sampai ke penerima-penerima itu. Karena kita penugasannya kan memang untuk menyiapkan barangnya sampai pada sasarannya," ujarnya.

Ditanggung transporter
Buwas pun memastikan, tak ada sembako banpres dari Bulog yang rusak. Dia mengklaim, pengiriman bantuan melalui Bulog diawasi ketat.

"Itu dulu ada tim pengawasan, verifikasinya, itu kan juga dari Menteri PMK-nya turun, Mensos-nya turun, mengecek. Jadi enggak hanya Bulog," kara Buwas.

Buwas menjelaskan, saat itu, dipastikan sembako yang hendak disalurkan dari gudang milik Bulog dalam kondisi baik. Sembako tersebut lantas diambil oleh pihak transporter untuk selanjutnya disalurkan ke penerima.

"Begitu dia angkut, dia cek sudah clear, ada berita acara penerimaannya, serah terima gitu," tuturnya.

Baca juga: Kemensos Bentuk Tim Usut Bansos Dikubur di Depok, Risma Sebut Sudah Ada Titik Terang

Buwas menekankan, setelah barang diangkut dari gudang Bulog, tanggung jawab selanjutnya ada di pihak transporter selaku penyalur ke penerima.

Jika ada kerusakan pada barang, maka itu menjadi tanggung jawab transporter.

"Bilamana ada kerusakan di tangan transporter maka yang tanggung jawab adalah transporternya gitu loh. Seperti itu," ujar dia.

Namun begitu, menurut Buwas, tak jadi masalah jika bahan pokok yang rusak dimusnahkan dengan cara dikubur. Bisa jadi, cara tersebut menghilangkan bau busuk.

"Ya bisa saja. Dikubur boleh. Tergantung bagaimana caranya," kata dia.

Kata PT DNR
Sementara, PT Dos Ni Roha (DNR) membantah terlibat dalam penguburan bansos presiden yang rusak.

Menurut DNR, pihaknya memang pernah mendapat proyek penyaluran bansos dari Kemensos pada September-Oktober 2020.

“Sebagai perusahaan distribusi dan logistik yang berpengalaman serta memiliki infrastruktur, teknologi supply chain management dan jaringan di seluruh Indonesia, DNR itu dipercaya oleh Kemensos untuk menyalurkan bansos beras ke 15 provinsi di bulan September dan Oktober 2020,” kata Head of Corporate Communication PT DNR, Ida Widayani dalam keterangan persnya, Rabu (3/8/2022).

Namun, Ida mengatakan, PT DNR tidak bekerja sama dengan jasa pengiriman JNE untuk menyalurkan bansos di periode itu.

“Pada periode tersebut kami tidak bekerja sama dengan JNE sebagai pelaksana last mile delivery,” ujarnya.

Adapun PT DNR merupakan perusahaan yang bergerak di bidang logistik dan distribusi. (*)


 Editor : Nab


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM

Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat

Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur

Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8

Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan

PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global

Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM

Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat

Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur

Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8

Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan

PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 PSPS Percaya Diri Hadapi Semen Padang dan Bhayangkara di Grup B League Cup
  • 2 BMKG Pantau 19 Titik Panas di Riau, Terbanyak dari Kuansing
  • 3 Jarak Pandang 1.000 Meter di Pekanbaru, Keberangkatan Pesawat Bandara SSK II Tetap Normal
  • 4 Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis
  • 5 TKD 2027 Diproyeksi Anjlok, Plt Bupati Kuansing Siapkan Strategi Pengetatan Anggaran
  • 6 Menembus Keterisolasian Kuansing, Trase Tol Pekanbaru–Teluk Kuantan Didorong ke Pusat
  • 7 Proyeksi DBH Migas 2027 Anjlok 77 Persen, Postur APBD Kuantan Singingi Terancam Pincang
  • 8 Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Kuansing Perpanjang Masa Libur Sekolah
  • 9 Kasus Penipuan Proyek Batu Bara Rp495 Juta, Ayah Selebgram di Pekanbaru Jadi Tersangka
Terkini +INDEKS

Dari Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

10 Oktober 2026
Diselimuti Kabut Asap, Helat Pelalawan ke-27 Resmi Dibuka, Zukri: Mo La, Awak Bangun Pelalawan
09 Oktober 2026
Telkomsel dan PosDigi Luncurkan Paket Sat Set Pos untuk Dukung Operasional Agen Pos
09 Oktober 2026
Denyut Wisata Kebun Nopi Pulih, Ajang Pacu Jalur Mini Angkat Perekonomian Warga
09 Oktober 2026
Dua Pemuda Tewas Disapu Gelombang Saat Memancing di Bantan Bengkalis, Satu Remaja Selamat
09 Oktober 2026
Antisipasi Musim Hujan hingga Februari, Pemko Pekanbaru Pangkas Pohon Lapuk dan Tebang Risiko Tumbang
09 Oktober 2026
KPK Periksa Kadis PUPR dan DPMPTSP Kuansing Terkait Kasus Suap Suhardiman Amby
09 Oktober 2026
Pemprov Riau dan Kadin Dumai Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Bengkalis dan Pelabuhan Buruk Bakul
09 Oktober 2026
Sediakan Lahan Hibah dan Pinjam Pakai, Kampar Terima Anggaran KDKMP Terbesar di Riau
09 Oktober 2026
Teridentifikasi Lewat CCTV, Pencuri Motor di Sukajadi Pekanbaru Ditangkap Polisi
09 Oktober 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved