Kemenkes Segera Lakukan Vaksinasi Dosis Keempat untuk Nakes
RIAUIN.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan segera melakukan vaksinasi Covid-19 dosis keempat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin lanjutan ini diutamakan untuk 4 juta tenaga kesehatan (Nakes).
"Vaksin keempat sekarang sudah kita bagi, diutamakan untuk nakes dulu. Ini dilakukan karena sudah enam bulan, data menunjukkan imunitas menjadi menurun," kata Budi di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (27/7) dikutip dari cnnindonesia.
Budi mengatakan stok vaksin Covid-19 di dalam negeri saat ini masih cukup. Ia menyebutkan ada sekitar 4 juta tenaga kesehatan di RI.
"Vaksin kita cukup kok, nakes ada 4 juta. Vaksin untuk nakes banyak," ucapnya.
Ia menuturkan nakes menjadi prioritas utama vaksinasi dosis keempat karena masuk dalam kategori kelompok yang rentan terpapar Covid-19.
Saat ini pemerintah belum merencanakan vaksinasi dosis keempat untuk masyarakat umum.
"Sementara enam bulan setelah booster ketiga, data menunjukkan imunitas mulai menurun," ucapnya. (*)
Berita Lainnya
Aksi Pamer Tuak di Gelanggang Pacu Jalur Bikin Geram Warga Lokal, PBK Minta Maaf
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Aksi Pamer Tuak di Gelanggang Pacu Jalur Bikin Geram Warga Lokal, PBK Minta Maaf
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap