Pria Bertopeng Bunuh Calon Kepala Desa di Sumsel di Depan Ibu dan Istrinya
RIAUIN.COM - Arpani (53), yang merupakan calon kepala desa (kades) di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), tewas dibunuh pria bertopeng. Kejadian tersebut disaksikan langsung oleh ibu korban, HA (71), dan istri korban, SD (39).
Dikutip dari detik, pembunuhan itu terjadi pada Rabu (20/7/2022) pukul 05.30 WIB. SD mengungkapkan suaminya sempat dihubungi oleh seseorang via telepon.
"Pagi itu, saksi Saudari SD melihat korban sedang menerima telepon dan melakukan percakapan di dalam rumah," kata Kasi Humas Polres Ogan Ilir, dikutip detikcom, Sabtu (23/7/2022) dikutip dari detik.
SD mengaku korban sempat berselisih paham dengan penelepon. Kemudian, SD melihat Arpani keluar dari rumah. Baru setelah itu, korban dibunuh secara keji oleh pelaku.
"Di halaman rumah korban dikejar oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam dan senjata api, lalu korban ditembak dan dibacok secara berulang-ulang oleh pelaku, yang mengakibatkan korban tersungkur, yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat. Melihat korban meninggal, pelaku langsung melarikan diri," jelasnya.
Kades setempat mengatakan Arpani tewas ditembak dan dibacok di depan ibunya.
"Korban itu dibunuh di hadapan ibunya tadi pagi. Ibunya menyaksikan secara langsung anaknya dikapak secara membabi buta oleh pelaku," ujar Kepala Desa Betung II, Lubukkeliat, Ahmad Rozali, dilansir detikcom, Sabtu (23/7/2022). (*)
Berita Lainnya
Aksi Pamer Tuak di Gelanggang Pacu Jalur Bikin Geram Warga Lokal, PBK Minta Maaf
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Aksi Pamer Tuak di Gelanggang Pacu Jalur Bikin Geram Warga Lokal, PBK Minta Maaf
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap