PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Tak Bisa Berenang, ABK di Inhil Ditemukan Meninggal Setelah 6 Jam Tenggelam
Tembilahan, Riauin.com - Setelah sempat tenggelam selama 6 jam lebih, akhirnya Hen (22) Anak Buah Kapal (ABK) KM Sanwa Prima ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di sekitar Pelabuhan Sembuang Kelurahan Khairiah Mandah, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (2/8/2017) sekira pukul 09.00 WIB.
Jasad pemuda malang itu, ditemukan oleh Tim SAR Polsek Mandah dan masyarakat, yang tersangkut tali pancing.
Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung melalui Kapolsek Mandah, IPTU Warno membenarkan penemuan jasad korban tersebut.
Sebelumnya, korban diketahui jatuh dan tenggelam di Pelabuhan Sembuang, saat akan mengikat tali KM Sanwa Prima, yang sedang bersandar di pelabuhan tersebut.
Korban yang diketahui tidak bisa berenang ini jatuh dan tenggelam ke sungai. Rekan korban sesama ABK, Afrizal berusaha menolong dengan melemparkan tali, namun korban tidak mampu meraihnya dan kemudian tenggelam.
Nakhoda M Yunus, terjun ke air untuk mencoba menyelamatkan korban, namun korban tidak berhasil ditemukan lagi.
Anggota Polsek Mandah dan masyarakat, yang mendapat laporan kejadian tersebut bersama-sama melakukan pencarian, dan sekira pukul 09.00 WIB jasad korban berhasil ditemukan.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Mandah, untuk dilakukan pemeriksaan medis.
"Saat ini, jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," terang IPTU Warno. (lipo)
Jasad pemuda malang itu, ditemukan oleh Tim SAR Polsek Mandah dan masyarakat, yang tersangkut tali pancing.
Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung melalui Kapolsek Mandah, IPTU Warno membenarkan penemuan jasad korban tersebut.
Sebelumnya, korban diketahui jatuh dan tenggelam di Pelabuhan Sembuang, saat akan mengikat tali KM Sanwa Prima, yang sedang bersandar di pelabuhan tersebut.
Korban yang diketahui tidak bisa berenang ini jatuh dan tenggelam ke sungai. Rekan korban sesama ABK, Afrizal berusaha menolong dengan melemparkan tali, namun korban tidak mampu meraihnya dan kemudian tenggelam.
Nakhoda M Yunus, terjun ke air untuk mencoba menyelamatkan korban, namun korban tidak berhasil ditemukan lagi.
Anggota Polsek Mandah dan masyarakat, yang mendapat laporan kejadian tersebut bersama-sama melakukan pencarian, dan sekira pukul 09.00 WIB jasad korban berhasil ditemukan.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Mandah, untuk dilakukan pemeriksaan medis.
"Saat ini, jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," terang IPTU Warno. (lipo)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan