Jurus Cepat Mukhlisin Merayu Pusat, Kuansing Diguyur Proyek APBN
Jejak Remang di Belakang Kantor Bupati Kuansing
Selama Ramadan, BPOM Jambi Tingkatkan Pengawasan Produk Pangan
RIAUIN.COM - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jambi meningkatkan pengawasan terhadap produk pangan di sejumlah distributor hingga pasar tradisional selama Ramadhan guna menjamin masyarakat mendapatkan barang konsumsi yang layak dan aman.
"Peningkatan pengawasan dilakukan guna menjamin keamanan produk pangan yang beredar dan layak konsumsi selama Ramadhan," kata Koordinator Kelompok Fungsi Pemeriksaan BPOM Jambi Lenggo Vivirianty, Senin (25/4).
Setidaknya ada 60 sarana yang ditargetkan dalam pengawasan intensif BPOM Jambi hingga Idul Fitri 1443 Hijriah, di antaranya sarana distributor, toko swalayan, pasar tradisional, dan penjual parsel.
Pengawasan dilakukan ke penjual parsel untuk memastikan produk makanan yang dijadikan bingkisan Lebaran itu sesuai dengan ketentuan dan memastikan masa kedaluwarsa produk masih cukup lama.
Pengawasan yang dilakukan secara intensif tersebut, meliputi pangan olahan tanpa izin edar, pengawasan kemasan produk seperti kaleng yang penyok dan berkarat hingga pengawasan masa kedaluwarsa.
Dalam pengawasan ke sejumlah swalayan, BPOM Jambi setidaknya menemukan 62 item produk makanan yang kedaluwarsa yang masih terpajang di tempat penjualan. Temuan tersebut ditindaklanjuti dengan langsung melakukan pemusnahan oleh BPOM di lokasi swalayan.
"Beberapa barang yang rusak jika memang ada perjanjian dengan distributor terkait 'return' (pengembalian) dapat ditunjukkan," kata Lenggo Vivirianty dikutip dari metrojambi.
Terkait dengan temuan tersebut BPOM Jambi telah memberikan teguran berupa surat peringatan agar pihak swalayan dapat meningkatkan pengawasan secara mandiri terhadap produk yang beredar.
Selain itu, BPOM mengimbau masyarakat melakukan cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa (KLIK) sebelum membeli produk kemasan makanan dan obat-obat.
Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari obat dan makanan yang berbahaya atau tidak memenuhi syarat konsumsi. (*)
Berita Lainnya
Tim Evakuasi Kapolda Jambi Dapat Cendramata dari Kapolri
Hari Ini, 6 Helikopter Dikirim untuk Evakuasi Rombongan Kapolda Jambi
Bantu Evakuasi Rombongan Kapolda Jambi, Basarnas Pekanbaru Kirim Heli ke Kerinci
Rombongan Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Hutan Kerinci, Kondisi Cedera dan Luka-luka
Wagub Abdullah Sani Ungkap Ekonomi Jambi Tumbuh 5,13 Persen
Ngaku Polisi, Pria di Jambi Ajak Video Call Sex Mahasiswi
Tim Evakuasi Kapolda Jambi Dapat Cendramata dari Kapolri
Hari Ini, 6 Helikopter Dikirim untuk Evakuasi Rombongan Kapolda Jambi
Bantu Evakuasi Rombongan Kapolda Jambi, Basarnas Pekanbaru Kirim Heli ke Kerinci
Rombongan Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Hutan Kerinci, Kondisi Cedera dan Luka-luka
Wagub Abdullah Sani Ungkap Ekonomi Jambi Tumbuh 5,13 Persen
Ngaku Polisi, Pria di Jambi Ajak Video Call Sex Mahasiswi