PILIHAN
Bupati Kampar Berharap Penerima PKH Bisa Jadi Modal Usaha
BANGKINANG KOTA, Riauin.com - Bupati Kampar H Azis Zaenal berharap dengan bantuan selama Lima (5) tahun ini masyarakat bisa menjadi sebuah modal usaha, dengan buka usaha sendiri kedepan tidak membutuhkan bantuan ini lagi.
"Agar kedepan kita bisa memberi bukan menerima lagi. Intinya kita bukan menerima lagi tetapi bisa memberi, agar kedepan kita hidup bermanfaat bagi orang lain," ujar Azis saat lounching program keluarga harapan (PKH) di Balai Pendopo Bupati Kampar, Jalan Prof HM Yamin SH, Bangkinang Kota, Rabu (26/07/2017) pagi.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar Ir Dahlan dalam laporannya menyampaikan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten kampar telah dilaksanakan sejak tahun 2011 hanya saja baru melalui pembayaran tunai.
"Dalam pembayaran KPM-PKH untuk tahun 2011 sampai tahun 2016 lebih kurang Rp 43,3 Milyar dan 12.726 (KPM-PKH)," ungkapnya.
Dijelaskan Dahlan, sementara untuk tahun 2017 dengan pembayaran cara ATM melalui BNI hasil Closing Date KPM-PKH dengan nilai bantuan sebesar lebih kurang Rp 6,342 Milyar.
Sementara untuk bulan Juli tahap pertama akan dilakukan penyaluran sebanyak 5.047 kartu dan tahaf II sebanyak 7.679 dengan 11 unit BRI Bangkinang, BNI dan Bank Mandiri.
Dimana berdasarkan data BDT, bahwa penduduk Kampar miskin yang terjaring dalam kartu KKS secara nasional sebesar 35.668 KK dari 64.035 masyarakat di Kabupaten Kampar dan 22.851 KKS yang masih dalam proses dari Kemensos RI.
"Agar kedepan kita bisa memberi bukan menerima lagi. Intinya kita bukan menerima lagi tetapi bisa memberi, agar kedepan kita hidup bermanfaat bagi orang lain," ujar Azis saat lounching program keluarga harapan (PKH) di Balai Pendopo Bupati Kampar, Jalan Prof HM Yamin SH, Bangkinang Kota, Rabu (26/07/2017) pagi.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar Ir Dahlan dalam laporannya menyampaikan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten kampar telah dilaksanakan sejak tahun 2011 hanya saja baru melalui pembayaran tunai.
"Dalam pembayaran KPM-PKH untuk tahun 2011 sampai tahun 2016 lebih kurang Rp 43,3 Milyar dan 12.726 (KPM-PKH)," ungkapnya.
Dijelaskan Dahlan, sementara untuk tahun 2017 dengan pembayaran cara ATM melalui BNI hasil Closing Date KPM-PKH dengan nilai bantuan sebesar lebih kurang Rp 6,342 Milyar.
Sementara untuk bulan Juli tahap pertama akan dilakukan penyaluran sebanyak 5.047 kartu dan tahaf II sebanyak 7.679 dengan 11 unit BRI Bangkinang, BNI dan Bank Mandiri.
Dimana berdasarkan data BDT, bahwa penduduk Kampar miskin yang terjaring dalam kartu KKS secara nasional sebesar 35.668 KK dari 64.035 masyarakat di Kabupaten Kampar dan 22.851 KKS yang masih dalam proses dari Kemensos RI.
Berita Lainnya
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan