Diduga Rem Blong, Truk Angkut Kasur Terbalik di Sitinjau Lauik Sumbar
RIAUIN.COM - Sebuah truk colt diesel nopol BK 9195 ER yang bermuatan kasur mengalami kecelakaan tunggal dan terbalik di kawasan Sitinjau Lauik, Kec. Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat, Minggu (26/12/2021) Sekira jam 11:00 WIB.
Truk yang datang dari arah Solok menuju Kota Padang ini diduga mengalami rem blong saat akan melintas di penurunan Panorama II. Saat tiba di lokasi supir truk kehilangan kendali sehingga truk terbalik dan nyaris masuk jurang di tepi jalan raya tersebut.
Dari video yang beredar luas yang diunggah akun Instagram @terangmedia terlihat truk tersebut terguling tepat dibibir jurang. Seluruh muatan truk yang terdiri dari kasur tipis berserakan disekitar lokasi dan sebagian besar jatuh ke jurang.
"Beruntung supir masih selamat dalam kejadian naas itu, namun barang muatannya yang berupa kasur tidur berserakan di sekitar bibir jurang," tulis akun Instagram @terangmedia.
Hingga berita ini dirilis, belum ada konfirmasi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. -dnr
Berita Lainnya
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif