Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Nataru, Ini yang Dilakukan Gubernur Riau
RIAUIN.COM-Meredanya kasus penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau bukan serta merta menjamin tak akan muncul klaster baru, terutama saat Natal dan Tahun Baru. Mengantisipasi hal tersebut, Gubernur Riau, H Syamsuar melakukan beberapa langkah, seperti meninjau pusat keramaian di mall.
Salah satu mall di Pekanbaru yang dikunjungi Syamsuar, Sabtu (4/12/2021) adalah SKA Mall. Di sana Syamsuar meninjau kesiapan protokol kesehatan (Prokes), seperti tempat cuci tangan dan alat pengukur suhu badan.
"Kita tahu saat ini sudah memasuki Bulan Desember dan sebentar lagi saudara-saudara kita akan merayakan Natal dan Tahun Baru 2022. Karena itu kami uji coba hari ini meninjau mall dalam rangka untuk mengecek kesiapan nanti Nataru," kata Gubri disela-sela kunjungannya.
Dia berharap pengelola mall-mall di Pekanbaru untuk tetap mematuhi dan disiplin protokol kesehatan. Di samping itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemko Pekanbaru terkait hal tersebut.
Pemko Pekanbaru diminta untuk menerapkan pengecekan menggunakan barcode guna mengetahui masyarakat yang telah divaksin.
"Kami menyambut baik bahwa saat ini semua mall yang ada di Pekanbaru melaksanakan kegiatan vaksinasi. Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemko Pekanbaru agar menambah jumlah kuota vaksin, sebagai upaya percepatan program vaksinasi di Kota Pekanbaru dengan melaksanakan vaksinasi di mall," ucapnya.
Dalam kesempatan itu Syamsuar mengucapkan terima kasih atas komitmen pengelola mall mematuhi Prokes. Ini harus terus dijaga dan diterapkan agar tak terjadi kasus baru.
"Dan kami mengucapkan terima kasih kepada pengelola mall senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan ini harus kita jaga terus apalagi kita tahu bahwa di beberapa negara sudah ada varian baru," sebutnya.
Oleh karena itu, ungkapnya dengan mematuhi serta disiplin prokes ini merupakan upaya untuk melindungi diri sendiri, juga masyarakat Provinsi Riau umumnya agar nantinya tidak ada yang tertular Covid-19.
"Saya juga melihat adanya UMKM yang berada di mall ini. Alhamdulillah hasil dari penjualannya cukup lumayan, restoran yang ramai, hotel yang penuh. Ini menunjukkan ekonomi di Riau sudah membaik," ujarnya.
Orang nomor satu di Riau ini menyebutkan, adanya korelasi antara peningkatan kasus Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Sehingga, masyarakat Riau khususnya untuk bersama menjaga Prokes sebagai upaya untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.
"Kalau bisa mengendalikan Covid-19 di Riau ini, Insyaallah ekonomi kita bisa pulih," harapnya. -rls
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla