PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Menghilang 2 Hari, Karyawan Perusahaan Ditemukan Tewas di Kanal PT SRL
TEMBILAHAN, Riauin.com - Mangali Waruhu (25), salah seorang karyawan kontraktor PT. Suka Tani, yang beralamat di Camp B 001 PT SRL Desa Kerta Jaya, Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ditemukan mengapung di kanal Kompartemen B 001 PT. Sumatera Riang Lestari (SRL), Rabu (12/7/17).
Kapolres Inhil, Dolifar Manurung melalui Kapolsek Kempas AKP Andriyanto, membenarkan kejadian tersebut. Bermula sekira pukul 10.00 WIB, rombongan karyawan PT Suka Tani, sedang melintasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk berangkat menuju lokasi kerja. Mereka kemudian terkejut, ketika melihat sesosok mayat, dalam keadaan terapung, dengan posisi telungkup, memakai celana pendek warna hijau dan kain sarung warna merah.
"Setelah diperhatikan secara seksama, para karyawan tersebut mengenali bahwa korban adalah rekan mereka, yang sudah menghilang semenjak hari Senin, (10/7/17)," jelas AKP Andri kepada awak media, Rabu (12/7/17).
lanjut AKP Andri, Jasad korban kemudian dievakuasi ke klinik Bidan Hj. Siti Z. M, S.St, untuk dilakukan pemeriksaan, oleh dokter Puskesmas Kempas, dr. H. Nur Samsir. Dari hasil pemeriksaan jenazah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Dari keterangan pihak keluarga, korban yang diketahui tidak bisa berenang, menghilang sejak hari Senin sore, (10/7/17). Pihak keluarga dan rekan korban sudah berusaha mencari namun korban tidak juga ditemukan, hingga akhirnya, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam kanal," kata AKP andri
Setelah jasad selesai diperiksa, AKP Andri menambah kan, sekira pukul 15.00 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (src)
Kapolres Inhil, Dolifar Manurung melalui Kapolsek Kempas AKP Andriyanto, membenarkan kejadian tersebut. Bermula sekira pukul 10.00 WIB, rombongan karyawan PT Suka Tani, sedang melintasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk berangkat menuju lokasi kerja. Mereka kemudian terkejut, ketika melihat sesosok mayat, dalam keadaan terapung, dengan posisi telungkup, memakai celana pendek warna hijau dan kain sarung warna merah.
"Setelah diperhatikan secara seksama, para karyawan tersebut mengenali bahwa korban adalah rekan mereka, yang sudah menghilang semenjak hari Senin, (10/7/17)," jelas AKP Andri kepada awak media, Rabu (12/7/17).
lanjut AKP Andri, Jasad korban kemudian dievakuasi ke klinik Bidan Hj. Siti Z. M, S.St, untuk dilakukan pemeriksaan, oleh dokter Puskesmas Kempas, dr. H. Nur Samsir. Dari hasil pemeriksaan jenazah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Dari keterangan pihak keluarga, korban yang diketahui tidak bisa berenang, menghilang sejak hari Senin sore, (10/7/17). Pihak keluarga dan rekan korban sudah berusaha mencari namun korban tidak juga ditemukan, hingga akhirnya, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam kanal," kata AKP andri
Setelah jasad selesai diperiksa, AKP Andri menambah kan, sekira pukul 15.00 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (src)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan