• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Singingi Hilir Antar 2 Ton Jagung Petani ke Bulog
26 Mei 2026

  • Home
  • Riau

Kisah Perajin Sendok Terakhir di Pekanbaru

Redaksi
Rabu, 14 Juni 2017 11:47:09 WIB
Cetak

PEKANBARU, Riauin.com -- Peluh membasahi tubuh Pak Kus yang menahan panas dari tungku membara pada awal Juni 2017. Imannya seperti diuji untuk tetap berpuasa Ramadhan saat bekerja mencetak ribuan sendok aluminium secara manual. Musim kemarau saat ini membuat panas tungku dirasakan menjadi lebih luar biasa.

"Insya Allah saya bisa terus puasa," katanya.

Tangannya terlihat cekatan ketika mengambil aluminium cair yang mendidih dari tungku dan mengalirkannya ke pencetak dari besi. Itu suatu cara kerja yang tradisional, tanpa ada mesin, dan hanya mengandalkan angin alam untuk mendinginkan badannya yang kurus akan tetapi berotot. Di sebelah kirinya sudah ada tumpukan sendok hasil kerjanya sejak pagi.

Pak Kus sudah puluhan tahun menjadi perajin sendok sebagai pilihan hidupnya dengan upah Rp 100 ribu per hari. Sekali bekerja dalam sehari ia bisa mencetak lebih dari 1.000 sendok. "Tinggal saya satu-satunya orang Pekanbaru yang mau bekerja seperti ini. Kerja ini sangat berat, saya sampai tidak punya lagi bulu mata dan sebelah mata saya harus dioperasi karena terkena panasnya tungku," kata pria berusia 50 tahun itu sambil tersenyum.

Ketika azan zuhur berkumandang, Pak Kus menghentikan kerjanya untuk beristirahat. Ia membersihkan debu hitam sisa pembakaran tungku yang melekat di badannya dan mengambil air wudhu. Ia menunaikan shalat di gudang penyimpanan sendok dengan dikelilingi tumpukan karyanya yang akan dijual.

Pak Kus bekerja di sebuah industri rumah tangga sendok aluminium di Jalan Handayani Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Tempat itu adalah usaha kerajinan sendok aluminium satu-satunya yang masih tersisa di Kota Pekanbaru. Pemilik usaha itu adalah lelaki bernama Yansen. Ia perajin dan juga pengusaha yang menjadi saksi hidup jatuh bangun kerajinan sendok aluminium di "Kota Bertuah" tersebut.

Pria berumur 62 tahun itu menjalankan usaha kerajinan sendok di samping rumahnya dengan dibantu istri, anak, dan dua pekerja. Proses pembuatan dimulai dengan mencetak aluminium panas yang dicairkan untuk menjadi sendok, kemudian dihaluskan agar mengilat, dan dipasang tangkai kayu.

"Meski sudah tua begini saya tetap membantu. Waktu Bulan Puasa saya sering mulai kerja setelah sahur," kata Yansen.

Usaha kerajinan itu memproduksi sendok sayur, sendok untuk menggoreng, dan sendok nasi. Dahulu, perajin juga pernah membuat sendok teh dan sendok makan, namun kini kalah bersaing dengan produk pabrik dan masuknya sendok impor. Dalam sebulan, perajin sendok itu bisa memproduksi 2.880 lusin dengan omzet sekitar Rp 2,5 juta sehari.

Produk sendok tersebut menjangkau pasar di Riau, seperti Kota Pekanbaru, Tembilahan, hingga Kota Bukittinggi dan Padang Panjang di Sumatera Barat, serta Kota Tanjung Pinang dan Batam di Kepulauan Riau.

"Dulu ada tujuh perajin sendok dan peralatan makan, mulai dari industri rumah tangga sampai skala menengah. Sekarang di Riau ini, tinggal saya sendiri," kata Yansen.

Usaha kerajinan membuat alat makan dan sendok dari bahan aluminium mulai merebak di Pekanbaru pada dekade 1960-1970. Yansen saat muda merantau ke Pekanbaru dari Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat, dan menjadi pekerja di sebuah pabrik alat makan cukup besar di Jalan Sutomo.

Pada sekitar 1980, Yansen memberanikan diri membuka usaha sendiri dan bertahan sampai sekarang. "Kalau dibilang tidak sukses, ya tidak juga. Sekarang saya punya rumah, tanah, dua mobil 'pickup' dan motor dari usaha ini. Lima anak saya bisa sekolah sampai ada yang ke universitas juga dari usaha sendok ini," kata pria yang tidak lulus Sekolah Dasar itu.

Kerajinan sendok aluminium di Pekanbaru umumnya adalah usaha keluarga. Namun, hampir semuanya tidak bisa bertahan sampai generasi kedua ketika pemiliknya meninggal dunia. "Banyak yang tutup rata-rata karena tidak ada penerus. Kalau yang punya meninggal, anaknya tidak meneruskannya lagi," katanya.(rol)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi

Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan

Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau

Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen

Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat

Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini

Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi

Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan

Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau

Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen

Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat

Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda

03 Juni 2026
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
03 Juni 2026
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
03 Juni 2026
Usulan Integrasi Lahan Kuantan Singingi ke Program TORA Mulai Dipelajari
03 Juni 2026
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
03 Juni 2026
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
03 Juni 2026
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
03 Juni 2026
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
03 Juni 2026
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
03 Juni 2026
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
03 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved