PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Sidak BBPOM Temukan 3 dari 33 Sampel Makanan di Pasar Tembilahan Pakai Rhodamin B
TEMBILAHAN, Riauin.com - Bila tak rutin dipantau akan ada selalu oknum pedagang nakal yang jual takjil tak sehat di Pasar Ramadan. Termasuk gunakan bahan berbahaya di dalamnya agar tampak menarik dan tahan lama.
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Riau bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Kesehatan Inhil pun melakukan sidak ke sejumlah pasar di Kota Tembilahan, terkait hal itu.
Adapun pasar yang disidak tersebut adalah Pasar Rakyat, Pasar Pagi, dan sejumlah Pasar Wadai, seperti yang berada di Jalan Pangeran Hidayat, Jalan M Boya dan Jalan Kapten Muhktar.
Dari sejumlah tempat yang didatangi itu, BBPOM Riau mengambil 52 sampel, yang terdiri dari 33 sampel makanan dan 19 takjil untuk berbuka puasa.
Setelah dilakukan pengujian, tiga dari 33 sampel tebukti mengandung pewarna sintetis atau Rhodamin B, 3 makanan tersebut adalah terasi udang, terasi merah muda dan delima.
Sementara itu, dari 19 takjil yang diperiksa, tidak ada yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Kepala BBPOM Riau, Muhammad Kashuri mengatakan jika Rhodamin B dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama bisa meniumbulkan gangguan kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, gagal ginjal sampai dengan kanker.
''Kami berharap masyarakat di Kabupaten Inhil khususnya Tembilahan bisa mewaspadai ciri-ciri makanan yang mengandung Rhodamin B'', terang Muhammad Kashuri.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Zainal Arifin menerangkan pada umumnya masyarakat sudah menggunakan bahan yang tidak berbahaya untuk dikonsumsi.
''Kita akan rutin melakukan pemeriksaan seperti ini, tapi masyarakat juga tidak perlu khawatir, karena untuk takjil, terbukti tidak ada mengandung bahan berbahaya,'' tukas Zainal Arifin.(src)
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Riau bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Kesehatan Inhil pun melakukan sidak ke sejumlah pasar di Kota Tembilahan, terkait hal itu.
Adapun pasar yang disidak tersebut adalah Pasar Rakyat, Pasar Pagi, dan sejumlah Pasar Wadai, seperti yang berada di Jalan Pangeran Hidayat, Jalan M Boya dan Jalan Kapten Muhktar.
Dari sejumlah tempat yang didatangi itu, BBPOM Riau mengambil 52 sampel, yang terdiri dari 33 sampel makanan dan 19 takjil untuk berbuka puasa.
Setelah dilakukan pengujian, tiga dari 33 sampel tebukti mengandung pewarna sintetis atau Rhodamin B, 3 makanan tersebut adalah terasi udang, terasi merah muda dan delima.
Sementara itu, dari 19 takjil yang diperiksa, tidak ada yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Kepala BBPOM Riau, Muhammad Kashuri mengatakan jika Rhodamin B dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama bisa meniumbulkan gangguan kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, gagal ginjal sampai dengan kanker.
''Kami berharap masyarakat di Kabupaten Inhil khususnya Tembilahan bisa mewaspadai ciri-ciri makanan yang mengandung Rhodamin B'', terang Muhammad Kashuri.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Zainal Arifin menerangkan pada umumnya masyarakat sudah menggunakan bahan yang tidak berbahaya untuk dikonsumsi.
''Kita akan rutin melakukan pemeriksaan seperti ini, tapi masyarakat juga tidak perlu khawatir, karena untuk takjil, terbukti tidak ada mengandung bahan berbahaya,'' tukas Zainal Arifin.(src)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan