PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Bupati Inhil Berdialog bersama Masyarakat Seberang Tembilahan
Inhi,l, Riauin.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan melakukan dialog interaktif bersama masyarakat di Mesjid At - Taubah Jalan Swadaya Kampung Batuah, Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Selasa (30/5/2017) sore.
Kegiatan yang difasilitasi oleh pihak Pemerintah Kecamatan Tembilahan ini digelar dengan tujuan untuk menyampaikan informasi tentang pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
"Baik informasi yang berasal dari kami selaku Pemerintah maupun dari masyarakat. Silahkan sampaikan informasi kepada saya tentang pembangunan, kemukakan kritikan dan saran karena kami juga butuh akan hal tersebut," kata Bupati dihadapan puluhan masyarakat.
Bupati Wardan mengatakan, proses pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Inhil tidak sama dengan Kabupaten lain. Inhil, lanjut Bupati, yang merupakan Kabupaten terluas se - Provinsi Riau dengan jumlah penduduk ketiga terbanyak memerlukan biaya pembangunan yang sangat besar.
"Sementara, alokasi APBD Kabupaten Inhil kita per tahun itu hanya sebesar Rp. 2 trilyun. 'Kue' pembangunan sebesar itu di re - alokasikan kembali kepada 20 (Dua Puluh) Kecamatan yang ada. Jadi, 'potongan kue' nya kecil - kecil untuk seluruh jenis kegiatan keprograman yang dilaksanakan," terang Bupati Wardan mengawali dialog.
Maka itu, dengan jumlah alokasi APBD Kabupaten Inhil sebesar Rp. 2 trilyun tersebut, Bupati Wardan pesimitis pelaksanaan pembangunan, khususnya pembangunan infrastruktur akan dapat terlaksana dalam waktu dekat.
"Kalau hanya mengandalkan biaya itu, kapan Inhil akan bisa dibangun, maka saya bersama jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil, berjuang mencari tambahan dana anggaran ke Pemerintah pusat maupun Provinsi Riau," tukas Bupati.
Melalui perjuangan yang dilakukan sejak tahun 2014 silam, dikatakan Bupati Wardan, Kabupaten Inhil pun akhirnya memperoleh alokasi dana anggaran pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau.
"Alhamdulillah, berkat perjuangan itu, beberapa ruas jalan di Kabupaten Inhil telah berubah status dari yang sebelumnya menjadi kewenangan pihak Kabupaten sekarang telah menjadi kewenangan Pusat maupun Provinsi. Dengan begitu, dana pembangunan itu juga akan berasal dari Pusat maupun Provinsi pula," katanya.
Selanjutnya, Bupati Wardan mengaku, melaksanakan pembangunan bukanlah hal yang mudah. Dalam prosesnya, banyak kritikan 'Pedas' yang diterima dari masyarakat.
"Apalagi, diawal masa jabatan saya selaku Bupati. Ada masyarakat yang bilang, "Apa kerja Bupati?", namun kritikan atau pernyataan masyarakat seperti itu, malah menjadi motivasi bagi saya bersama jajaran saya," ujar Bupati Wardan.
Usai pemaparan materi dialog seputar pembangunan infrastruktur oleh Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, dengan dimoderasi oleh Camat Tembilahan, RM Sudinoto, masyarakat Kelurahan Seberang Tembilahan pun dengan antusias langsung memberikan pertanyaan - pertanyaan berkaitan kepada Bupati.
Dalam dialog, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan tampak begitu bersemangat menjawab pertanyaan masyarakat. Terbukti, seluruh pertanyaan berhasil dijawab dengan tuntas oleh Bupati Wardan. Setelah dialog berakhir, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan bersama masyarakat Kelurahan Seberang Tembilahan pun disuguhi dengan Kultum menjelang berbuka puasa bersama yang dilanjutkan dengan Shalat Maghrib Berjama'ah. (snc)
Kegiatan yang difasilitasi oleh pihak Pemerintah Kecamatan Tembilahan ini digelar dengan tujuan untuk menyampaikan informasi tentang pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
"Baik informasi yang berasal dari kami selaku Pemerintah maupun dari masyarakat. Silahkan sampaikan informasi kepada saya tentang pembangunan, kemukakan kritikan dan saran karena kami juga butuh akan hal tersebut," kata Bupati dihadapan puluhan masyarakat.
Bupati Wardan mengatakan, proses pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Inhil tidak sama dengan Kabupaten lain. Inhil, lanjut Bupati, yang merupakan Kabupaten terluas se - Provinsi Riau dengan jumlah penduduk ketiga terbanyak memerlukan biaya pembangunan yang sangat besar.
"Sementara, alokasi APBD Kabupaten Inhil kita per tahun itu hanya sebesar Rp. 2 trilyun. 'Kue' pembangunan sebesar itu di re - alokasikan kembali kepada 20 (Dua Puluh) Kecamatan yang ada. Jadi, 'potongan kue' nya kecil - kecil untuk seluruh jenis kegiatan keprograman yang dilaksanakan," terang Bupati Wardan mengawali dialog.
Maka itu, dengan jumlah alokasi APBD Kabupaten Inhil sebesar Rp. 2 trilyun tersebut, Bupati Wardan pesimitis pelaksanaan pembangunan, khususnya pembangunan infrastruktur akan dapat terlaksana dalam waktu dekat.
"Kalau hanya mengandalkan biaya itu, kapan Inhil akan bisa dibangun, maka saya bersama jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil, berjuang mencari tambahan dana anggaran ke Pemerintah pusat maupun Provinsi Riau," tukas Bupati.
Melalui perjuangan yang dilakukan sejak tahun 2014 silam, dikatakan Bupati Wardan, Kabupaten Inhil pun akhirnya memperoleh alokasi dana anggaran pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau.
"Alhamdulillah, berkat perjuangan itu, beberapa ruas jalan di Kabupaten Inhil telah berubah status dari yang sebelumnya menjadi kewenangan pihak Kabupaten sekarang telah menjadi kewenangan Pusat maupun Provinsi. Dengan begitu, dana pembangunan itu juga akan berasal dari Pusat maupun Provinsi pula," katanya.
Selanjutnya, Bupati Wardan mengaku, melaksanakan pembangunan bukanlah hal yang mudah. Dalam prosesnya, banyak kritikan 'Pedas' yang diterima dari masyarakat.
"Apalagi, diawal masa jabatan saya selaku Bupati. Ada masyarakat yang bilang, "Apa kerja Bupati?", namun kritikan atau pernyataan masyarakat seperti itu, malah menjadi motivasi bagi saya bersama jajaran saya," ujar Bupati Wardan.
Usai pemaparan materi dialog seputar pembangunan infrastruktur oleh Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, dengan dimoderasi oleh Camat Tembilahan, RM Sudinoto, masyarakat Kelurahan Seberang Tembilahan pun dengan antusias langsung memberikan pertanyaan - pertanyaan berkaitan kepada Bupati.
Dalam dialog, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan tampak begitu bersemangat menjawab pertanyaan masyarakat. Terbukti, seluruh pertanyaan berhasil dijawab dengan tuntas oleh Bupati Wardan. Setelah dialog berakhir, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan bersama masyarakat Kelurahan Seberang Tembilahan pun disuguhi dengan Kultum menjelang berbuka puasa bersama yang dilanjutkan dengan Shalat Maghrib Berjama'ah. (snc)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan