• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Usut Dugaan Pungli SPMT PPPK Miliaran Rupiah, Empat Fraksi DPRD Kuansing Berpeluang Bentuk Pansus
24 Juli 2026
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
22 Juli 2026
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
21 Juli 2026
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
20 Juli 2026
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
15 Juli 2026

  • Home
  • Pekanbaru

Suami di Penjara, Ibu 34 Tahun di Pekanbaru Ini Berjuang Nafkahi 7 Anaknya

Redaksi

Sabtu, 06 Februari 2021 07:09:37 WIB
Cetak
Ema bersama anak-anaknya.

RIAUIN.COM - Ema Febriani (34), seorang ibu rumah tangga di Kota Pekanbaru tetap tegar menjalani hidup bersama 7 orang anaknya yang masih usia sekolah.

Sejak suaminya di penjara beberapa tahun lalu, Ema harus memenuhi kebutuhan hidup keluarga setiap hari. Apa pun dia kerjakan, demi anak-anaknya bisa makan dan sekolah.

Saat Riauin.com menyambangi rumahnya di Jalan Tuah Karya Ujung, di salah satu perumahan sangat sederhana, Ema bersama 7 anaknya sedang berada di rumah. Alif (14) anak sulungnya sedang membuat adonan kue donat untuk dijual. Sementara, Ilham (13) anak ke-2 sedang tidur karena semalam pulangnya sudah larut malam, usai menjual makanan ringan berkeliling daerah Panam, Kecamatan Tampan.

"Ini yang besar namanya Alif (14 tahun). Sekarang kelas 2 SMP di sekolah Teknologi di daerah Kubang. Adiknya Ilham (13) kelas 1 SMP. Kemudian Zahra (11) kelas 5 SD, Fajriah (10) kelas 4 SD, Raja (8) kelas 2 SD dan Cinta(7) kelas 1 SD. Ini yang bungsu Aisyah, umurnya baru 8 bulan. Sejak suami masuk penjara, saya berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan mereka," kata Ema kepada Riauin.com, Jumat (5/2/2021).

BACA JUGA
  • BPOM Pekanbaru dan Tim Gabungan Gerebek Rumah Produksi Jamu Ilegal
  • Oknum ASN di Riau Dilaporkan ke Mapolda, Diduga Lakukan Pungli untuk Dukung Calon Gubernur di Pilkada
  • Pengusaha Reklame di Pekanbaru Diimbau Perbarui Izin

Saat ditanya bagaimana memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mata Ema seketika berkaca-kaca. Perempuan berkerudung ini tak sanggup menceritakan lebih jauh bagaimana dia dan ke-7 anaknya menjalani hidup sehari-hari.

"Alhamdullilah, saya terus berusaha mencari uang halal untuk mereka. Apa pun saya lakukan demi anak-anak. Kadang saya mengumpulkan barang rongsokan, atau kerja apa saja untuk beli beras. Kalau tak ada uang, saya dan anak-anak puasa," ceritanya.

Bagi Ema, masalah makan bukanlah persoalan yang dikhawatirkannya. Tapi, dia takut anak-anaknya ini putus sekolah karena tidak ada biaya.

"Semua anak saya belajar di sekolah Teknologi yang ada di Kubang. Pemilik yayasan sejauh ini sangat baik dengan saya. Tapi lebih Rp15 juta uang sekolah mereka yang belum bisa saya bayar. Ini yang saya khawatirkan, saya takut mereka diusir dari sekolah," sebut Ema terbata-bata. Air matanya pun tumpah.

Berkali-kali Ema datang ke Kantor Kelurahan Tampan yang berada di depan Pasar Selasa untuk mengurus Kartu Indonesia Pintar (KIP), agar dapat bantuan dari pemerintah. Namun, setiap dirinya mengurus KIP itu, selalu dipersulit pihak kelurahan.

"Saya hanya ingin anak-anak tak putus sekolah bang, makanya saya berjuang untuk mendapatkan kartu pintar Pak Jokowi itu. Tapi selalu saja dipersulit orang kelurahan," kata Ema, sembari menyeka air matanya.

"Kalau untuk makan, saya masih kuat mencari. Alhamdullilah, Allah masih memberi saya kesehatan untuk mencari nafkah. 2 anak laki-laki saya yang besar juga jualan setiap hari. Kadang sampai jam 12 malam dia baru pulang ke rumah. Uangnya dikasih saya untuk beli beras besok paginya," ujar Ema.

Tak hanya biaya makan, setiap bulannya Ema juga harus mencari uang Rp300 ribu untuk bayar kontrakan. 
Selama ini, Ema dan keluarganya juga mendapat bantuan dari Rumah Zakat. 

Pantauan Riauin.com, kondisi kontrakan Ema jauh dari kata layak. Rumah tipe 36 yang punya 1 kamar itu harus dihuni 8 orang. Di kamar, tumpukan pakaian berserakan. Mereka tidur di ruang tengah dengan alas tidur yang sungguh tak layak pakai.

Di rumah itu tampak televisi 14 inchi dan sepeda motor yang sudah rusak. Lalu, meja makan dan kondisi dapur yang sangat berantakan. Semua ala kadarnya.

"Itu tinggal cabe saja. Barusan tadi kami habis makan, tempenya sudah habis," kata Ema, menunjuk ke arah meja makan.

Sambil memeluk si bungsu Aisyah, Ema mengaku sudah berkali-kali orang tua angkat menawarkan untuk membesarkan anaknya yang baru berusia 8 bulan itu. Namun, selalu ditolak.

"Allah percaya sama saya, makanya dititipkan anak ini semua ke saya. Selagi saya sehat, Insya Allah kalau untuk makan, saya tak akan menyerah mencarinya. Yang saya khawatirkan hanya masa depan anak-anak ini," katanya. Air mata Ema kembali membasahi pipinya.

Ema berharap, ada dermawan yang dapat membantu biaya sekolah anak-anaknya."Setiap hari saya dan anak-anak selalu berdoa agar ada orang kaya yang mau membantu biaya sekolah. Selesai solat, doa itu yang terus saya sampaikan kepada Allah," pungkasnya.

Bagi dermawan yang berniat membantu Ema, silahkan hubungi redaksi Riauin.com di nomor 081364098729.--nal.


 Editor : Satria Donald
Kata Kunci Pekanbaru


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Sinergi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Tuntaskan Banjir Depan RS Awal Bros

Sentuhan Baru Kawasan Stadion Utama, Pemko Pekanbaru Sulap Jalan Naga Sakti Jadi Sentra UMKM Aman

Penataan Kawasan Pasar Kodim, Pemko Pekanbaru Fokus Relokasi Pedagang Jalan Teratai ke Pasar Higienis

Pemko Pekanbaru Sasar Peningkatan Pelayanan Publik, Walikota Lantik Puluhan Lurah dan Kasi

Langkah Antisisipasi Banjir, Jalur Air Jalan Suka Karya Pekanbaru Diperluas

Pemko Pekanbaru Benahi Drainase dan Jalan Pasar Teratai, PKL Senapelan Mulai Direlokasi

Sinergi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Tuntaskan Banjir Depan RS Awal Bros

Sentuhan Baru Kawasan Stadion Utama, Pemko Pekanbaru Sulap Jalan Naga Sakti Jadi Sentra UMKM Aman

Penataan Kawasan Pasar Kodim, Pemko Pekanbaru Fokus Relokasi Pedagang Jalan Teratai ke Pasar Higienis

Pemko Pekanbaru Sasar Peningkatan Pelayanan Publik, Walikota Lantik Puluhan Lurah dan Kasi

Langkah Antisisipasi Banjir, Jalur Air Jalan Suka Karya Pekanbaru Diperluas

Pemko Pekanbaru Benahi Drainase dan Jalan Pasar Teratai, PKL Senapelan Mulai Direlokasi

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Usut Dugaan Pungli SPMT PPPK Miliaran Rupiah, Empat Fraksi DPRD Kuansing Berpeluang Bentuk Pansus
  • 2 Satpol PP Pekanbaru Layangkan Peringatan bagi Pedagang Pasar Tumpah di Jalan Ahmad Yani
  • 3 Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
  • 4 Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
  • 5 Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
  • 6 Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
  • 7 Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
  • 8 KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
  • 9 Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Terkini +INDEKS

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Dua Kilogram Sabu Jalur Udara di Bandara SSK II

25 Juli 2026
Sinergi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Tuntaskan Banjir Depan RS Awal Bros
25 Juli 2026
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem dan Kemunculan Titik Panas di Riau
25 Juli 2026
Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
25 Juli 2026
Puluhan Juta Bantuan Disalurkan untuk Korban Puting Beliung di Bengkalis
25 Juli 2026
BRK Syariah Gelar Tarbiyah Ruhiyah untuk Perkuat Spirit Kerja Pegawai
24 Juli 2026
Sentuhan Baru Kawasan Stadion Utama, Pemko Pekanbaru Sulap Jalan Naga Sakti Jadi Sentra UMKM Aman
24 Juli 2026
Polsek Mandau Gagalkan Peredaran 30 Paket Sabu di Bathin Solapan Bengkalis
24 Juli 2026
Penataan Kawasan Pasar Kodim, Pemko Pekanbaru Fokus Relokasi Pedagang Jalan Teratai ke Pasar Higienis
24 Juli 2026
Gagalkan Pengiriman ke Jambi, BNNP Riau Musnahkan Belasan Kilogram Sabu dan Vape Berisi Etomidate
24 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved