PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Aksi Spontan Warga Pekanbaru Bersihkan Kerak Lilin.
Aksi bersih-bersih kerak lilin
Pekanbaru, riauin.com- Aksi seribu lilin yang digelar ratusan pendukung Basuki Tjahaya Prnama atau Ahok Kamis (11/05/5017) malam menyisakan masalah kebersihan.
Disepanjang trotoar depan Gedung Daerah Riau menempel kerak lilin berwarna warni. Pemandangan yang mengganggu keindahan itu menarik perhatian warga Kota Pekanbaru.
Aksi spontan warga tersebut mendapat perhatian netizen. Sejak usai shalat Jumat warga yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat berdatangan membersihkan trotoar.
Hingga sore ini warga yang datang ke Jalan Diponegoro ini semakin ramai. Masing-masing membawa sendok semen untuk mengikis kerak lilin.
"Ini spontan saja. Ini pribadi. Kami tahu informasi ini dari media sosial. Ini bukan suatu gerakan, tapi ini bentuk kepedulian kami warga Kota Pekanbaru terhadap kebersihan dan keindahan kota, " kata seorang warga Heri.
Tampak warga membawa sapu lidi, skop serta plastik untuk memasukkan sisa kerak lilin yang sudah dikikis. Udara kota yang panas membuat trotoar licin akibat sisa lilin yang lumer.
"Kerak lilin ini sudah mengotori wajah kota. Ini dilakukan di depan Gedung Daerah yang notabenenya simbol Pemerintahan Provinsi Riau. Malu kita dengan tamu-tamu yang datang. Mudah-mudahan kedepan tidam ada lagi aksi seperti ini, buat aksi kenapa harus mengotori kota, " kata Yuki yang peduli dengan wajah kota.
Tampak ikut dalam aksi bersih-bersih sisa aksi pendukung Ahok ini dari Laskar Melayu Riau, PWI Riau, sejumlah wartawan, direktur perusahaan daerah berbaur bersama warga kota lainnya. (vie)
Disepanjang trotoar depan Gedung Daerah Riau menempel kerak lilin berwarna warni. Pemandangan yang mengganggu keindahan itu menarik perhatian warga Kota Pekanbaru.
Aksi spontan warga tersebut mendapat perhatian netizen. Sejak usai shalat Jumat warga yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat berdatangan membersihkan trotoar.
Hingga sore ini warga yang datang ke Jalan Diponegoro ini semakin ramai. Masing-masing membawa sendok semen untuk mengikis kerak lilin.
"Ini spontan saja. Ini pribadi. Kami tahu informasi ini dari media sosial. Ini bukan suatu gerakan, tapi ini bentuk kepedulian kami warga Kota Pekanbaru terhadap kebersihan dan keindahan kota, " kata seorang warga Heri.
Tampak warga membawa sapu lidi, skop serta plastik untuk memasukkan sisa kerak lilin yang sudah dikikis. Udara kota yang panas membuat trotoar licin akibat sisa lilin yang lumer.
"Kerak lilin ini sudah mengotori wajah kota. Ini dilakukan di depan Gedung Daerah yang notabenenya simbol Pemerintahan Provinsi Riau. Malu kita dengan tamu-tamu yang datang. Mudah-mudahan kedepan tidam ada lagi aksi seperti ini, buat aksi kenapa harus mengotori kota, " kata Yuki yang peduli dengan wajah kota.
Tampak ikut dalam aksi bersih-bersih sisa aksi pendukung Ahok ini dari Laskar Melayu Riau, PWI Riau, sejumlah wartawan, direktur perusahaan daerah berbaur bersama warga kota lainnya. (vie)
Berita Lainnya
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta