• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
23 Agustus 2026
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
23 Agustus 2026
Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
23 Agustus 2026
Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
23 Agustus 2026

  • Home
  • Pemilu

Masyarakat Pangean Kuansing Mengaku Nyaman dengan Kepemimpinan Mursini

Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2020 15:24:27 WIB
Cetak

RIAUIN.COM - Masyarakat di Kecamatan Pangean mengaku merasa nyaman selama kepemimpinan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mursini. 

Ada banyak alasan yang membuat masyarakat setempat menyukai gaya kepemimpinan beliau. Selain santun, Mursini dianggap tidak ugal ugalan dalam memimpin daerah. 

Hal itu diakui oleh masyarakat Pangean saat pasangan Mursini-Indra Putra melakukan kampanye dialogis, kemarin,  Selasa (13/10/20).

Di Pangean, pasangan nomor urut 2 itu berkampanye di tiga titik antara lain,  di Desa Koto Pangean, Desa Pulau Tongah dan Desa Padang Kunyik. 

Rustam Efendi,  salahseorang tokoh masyarakat setempat mengakui kepemimpinan Mursini selama empat tahun belakangan ini mendapatkan tempat khusus bagi masyarakat Pangean. 

Karena, semasa pemerintahan Mursini, sangat banyak putra putra terbaik Pangean yang dilibatkan secara langsung.

"Meskipun pada Pilkada 2015 lalu di Kecamatan Pangean pasangan Mursini kalah tipis oleh pasangan Indra Putra, namun pak Mursini tetap memakai putra putra terbaik Pangean dalam pemerintahannya,  ini menandakan beliau adalah sosok pemimpin untuk semua golongan. Bukan pemimpin yang pendendam, " ujar Rustam. 

Rustam semakin yakin,  pada Pilkada 2020 ini, Mursini menang telak di Pangean. Karena, Indra Putra yang tadinya menjadi rival Mursini, kini telah bergabung dan berpasangan dengannya. 

"InsyaAllah, kami akan tetap bersama sama dengan Mursini-Indra Putra." tegas Rustam. 

Rustam mencontohkan, beberapa orang pejabat asal Pangean yang mendapatkan tempat strategis di pemerintahan Mursini diantaranya Sekda Kuansing, Dr Dianto Mampanini.

"Dan masih banyak lagi, baik di posisi eselon II dan III," ujarnya.

Dikesempatan yang sama, mantan anggota DPRD Kuansing, Rossi Atali mengaku sejak Kuansing dikendalikan oleh Mursini masyarakat sudah terasa aman dan nyaman. 

Masyarakat sudah bisa menikmati kebebasan berpendapat, tidak lagi ada intervensi baik dikalangan politikus maupun di kalangan ASN itu sendiri. 

"Jadi, yang sudah baik itu harus kita lanjutkan, untuk apa lagi kita rubah rubah, " tegas Rossi. 

Di bidang pembangunan,  kata Rossi,  pemerintahan Mursini telah mengatur postur anggaran pembangunan yang adil dan merata. 

Seluruh kecamatan mendapatkan pembangunan yang merata. Tidak ada satu kecamatan yang tersisih. 

"Jika ada masyarakat yang mengatakan Pak Mursini tidak membangun,  itu bohong pak. Itu sudah jelas berita hoak, saya saksinya, karena saya ikut mensahkan APBD itu tiap tahunnya," kata Rossi. 

Kata Rossi, begitu Mursini dilantik pada pertengahan 2016 lalu, beliau telah disumpah untuk mempergunakan anggaran itu untuk pembangunan daerah. 

"Itulah gunanya Musrembang yang kita lakukan setiap tahun itu, agar masyarakat bisa menyalur aspirasi kepada pemerintah apa saja yang akan dibangun," tuturnya.

Nah, Mursini selaku bupati telah menggelontorkan anggaran pembangunan itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

"Itu bedanya, Bupati Mursini membangun sesuai dengan keinginan masyarakat, bukan sekehendak hatinya," tegas Rossi. 

Sementara itu, dihadapan masyarakat Pangean, Mursini menyampaikan program program unggulan bersama Indra Putra kedepan, terutama bidang ekonomi. 

Menurut Mursini, selama empat tahun kepemimpinan belakangan ini, ia mengaku telah banyak melakukan terobosan terobosan demi untuk mengangkat perekonomian masyarakat. 

Untuk mensejahterakan masyarakat ini, kata Mursini, berbagai aspek harus dibangun, baik sektor pendidikannya, inprastruktur dan hilirisasinya. 

Dibidang pendidikan misalnya, pemerintahan telah membangun beberapa sekolah, baik tambahan kelas baru, rehab baru maupun bangunan baru. 

"Dan Alhamdulillah, kita juga sukses membangun prestasi anak didik kita, bahkan untuk tingkat SLTP, Kuansing mendapatkan prestasi terbaik pertama," jelasnya.

Selain itu, juga terjadi penambahan lembaga baru untuk tingkat Paud. Bahkan penambahanya lebih dari 100 persen dibandingkan pemerintahan sebelumnya. 

"Selain ada penambahannya, gaji honor tenaga didiknya juga kami naikan, inilah upaya kami untuk meningkatkan kesejahteraan dibidang pendidikan ini," tukasnya. 

Dibidang ekonomi, Mursini mengakui masyarakat Kuansing masih banyak yang berprofesi sebagai petani karet. 

Ia mengaku, harga karet beberapa tahun belakangan ini sangat merosot,  sehingga petani banyak yang beralih profesi ke bidang lain seperti menambang emas walaupun secara ilegal. 

"Ini yang kami pikirkan, bagaimana caranya untuk mengembalikan harga karet ini supaya petani bisa bergairah kembali, " ujarnya lagi.

Nah, sejak setahun yang lalu, Kuansing telah mendapatkan izin resmi dari Menteri Perdagangan untuk melakukan pelelangan karet. Bahkan Kuansing satu satunya tempat pelelangan karet se pulau Sumatera. 

Dijelaskannya, keberadaan pasar lelang ini sangat menguntungkan bagi petani. Karet yang tadinya hanya dihargai sekitar Rp6000, di pasar lelang bisa dihargai Rp 9000 lebih. 

"Dengan syarat petaninya harus tergabung dalam asosiasi. Dan ini sudah berlaku di dua kecamatan. Nah, kedepannya kita akan lakukan pelelangannya di setiap kecamatan, " katanya. 

Tidak hanya itu yang dilakukannya, Mursini juga menginginkan keberadaan industri hilirisasi karet di Kuansing. Seperti pembuatan karpet dari karet, keset, vulkanisir ban dan beberapa macam produk yang dianggap laku. 

Dengan adanya industri hilirisasi ini, otomatis akan mendongkrak harga karet petani. 

Keinginan itu bukan hanya bualan kosong, karena beberapa pekan lalu, ia telah menandatangani MoU dengan balai pelatihan produk hilirisasi karet itu di Palembang. 

"Dan mereka inilah nantinya yang akan melatih putra putri kita. Mesin mesinnya sebagian sudah datang. Intinya kita telah melakukan,  bukan hanya sekedar rencana, " jelasnya. 

Di bidang pertambangan,  Mursini menginginkan masyarakat bekerja secara legal, bukan ilegal. Oleh karena itu, perlu dibuat regulasi sehingga mereka bisa menambang secara aman dan nyaman,  tanpa diburu buru oleh pihak berwajib. 

"Kedepan kita akan bantu masyarakat penambang emas untuk menguruskan izinnya. Jadi mereka bisa bekerja secara legal, "ujarnya sembari menyebutkan perijinan yang akan dibuat itu yang berada di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) 

Sekedar diketahui, WPR ditetapkan oleh bupati/walikota setelah berkonsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota.

Menurut Pasal 22 UU Minerba menyebutkan kriteria untuk menetapkan WPR adalah 
Yang mempunyai cadangan mineral sekunder yang terdapat di sungai dan/atau di antara tepi dan tepi sungai

Serta mempunyai cadangan primer logam atau batubara dengan kedalaman maksimal 25 meter
endapan teras, dataran banjir, dan endapan sungai purba.

Luas maksimal wilayah pertambangan rakyat adalah 25 hektare. Disebutkan jenis komoditas yang akan ditambang
merupakan wilayah atau tempat  kegiatan tambang rakyat yang sudah dikerjakan sekurang-kurangnya 15 tahun.

Dalam menetapkan WPR, bupati/walikota mempunyai kewajiban melakukan pengumuman mengenai rencana WPR kepada masyarakat secara terbuka. Kemudian, wilayah atau tempat kegiatan tambang rakyat yang sebelumnya sudah dikerjakan tetapi belum ditetapkan sebagai WPR diprioritaskan untuk ditetapkan sebagai WPR.

Untuk mendukung WPR ini,  Bupati Mursini telah melakukan MoU dengan Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan beberapa waktu lalu. Dan saat ini, kata dia, pihaknya sedang melakukan proses WPR tersebut.--hen

 




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

BTS dan Internet Satelit Disiapkan untuk Pulihkan Jaringan di Sumbar

KPU Pekanbaru Tetapkan PDPB Triwulan II 815.532 Pemilih

Polsek Rimba Melintang Ajak Warga Pematang Botam Ciptakan Pemilukada Damai

Pasca PSU Rohul, Dewi Juliani Apresiasi PDI-P Pertahankan Kursi Ketua DPRD Riau

KPU Riau Sosialisasi kepada Instansi Terkait dan Peserta Pemilu Jelang Pelaksanaan PSU

KPU Riau Kawal Persiapan PSU Pemilu 2024 di 4 Kabupaten/Kota

BTS dan Internet Satelit Disiapkan untuk Pulihkan Jaringan di Sumbar

KPU Pekanbaru Tetapkan PDPB Triwulan II 815.532 Pemilih

Polsek Rimba Melintang Ajak Warga Pematang Botam Ciptakan Pemilukada Damai

Pasca PSU Rohul, Dewi Juliani Apresiasi PDI-P Pertahankan Kursi Ketua DPRD Riau

KPU Riau Sosialisasi kepada Instansi Terkait dan Peserta Pemilu Jelang Pelaksanaan PSU

KPU Riau Kawal Persiapan PSU Pemilu 2024 di 4 Kabupaten/Kota

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
  • 2 Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
  • 3 Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
  • 4 Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
  • 5 Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
  • 6 Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
  • 7 Daftar 13 Jalur yang Lolos ke Babak Semifinal Pacu Jalur Teluk Kuantan
  • 8 Aksi Pamer Tuak di Gelanggang Pacu Jalur Bikin Geram Warga Lokal, PBK Minta Maaf
  • 9 Pemko Pekanbaru Mulai Buka Layanan Perizinan di Empat Kecamatan
Terkini +INDEKS

Asap Belum Ganggu Penerbangan, Bandara SSK II Pekanbaru Waspadai Arah Angin

24 Agustus 2026
Riau Dikepung 491 Titik Panas, BMKG Minta Waspadai Karhutla
24 Agustus 2026
Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi, BRK Syariah Tandatangani MoU Layanan Perbankan Bersama PT Riau Pangan Bertuah
23 Agustus 2026
Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
23 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
23 Agustus 2026
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
23 Agustus 2026
Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
23 Agustus 2026
Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Hadir di Tepian Narosa, BRK Syariah Bawa Kemudahan Transaksi Digital untuk Festival Pacu Jalur 2026
23 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved