• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Bukan Soal Jabatan Politik, Juprizal Dipanggil KPK Terkait Urusan KUD Prima Sehati
09 Juli 2026
Kasus Bupati Kuansing Melebar, KPK Sita Uang Ribuan Dolar dari Ketua DPRD
09 Juli 2026
Gurita Dugaan Korupsi Bupati Kuansing Non Aktif Suhardiman Amby Mulai Dikuliti KPK
08 Juli 2026
Siasat Sembunyikan Mobil Suap Gagal, KPK Sita Land Cruiser Bupati Kuansing di Pematangsiantar
08 Juli 2026
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
08 Juli 2026

  • Home
  • Pemilu

Masyarakat Pangean Kuansing Mengaku Nyaman dengan Kepemimpinan Mursini

Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2020 15:24:27 WIB
Cetak

RIAUIN.COM - Masyarakat di Kecamatan Pangean mengaku merasa nyaman selama kepemimpinan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mursini. 

Ada banyak alasan yang membuat masyarakat setempat menyukai gaya kepemimpinan beliau. Selain santun, Mursini dianggap tidak ugal ugalan dalam memimpin daerah. 

Hal itu diakui oleh masyarakat Pangean saat pasangan Mursini-Indra Putra melakukan kampanye dialogis, kemarin,  Selasa (13/10/20).

Di Pangean, pasangan nomor urut 2 itu berkampanye di tiga titik antara lain,  di Desa Koto Pangean, Desa Pulau Tongah dan Desa Padang Kunyik. 

Rustam Efendi,  salahseorang tokoh masyarakat setempat mengakui kepemimpinan Mursini selama empat tahun belakangan ini mendapatkan tempat khusus bagi masyarakat Pangean. 

Karena, semasa pemerintahan Mursini, sangat banyak putra putra terbaik Pangean yang dilibatkan secara langsung.

"Meskipun pada Pilkada 2015 lalu di Kecamatan Pangean pasangan Mursini kalah tipis oleh pasangan Indra Putra, namun pak Mursini tetap memakai putra putra terbaik Pangean dalam pemerintahannya,  ini menandakan beliau adalah sosok pemimpin untuk semua golongan. Bukan pemimpin yang pendendam, " ujar Rustam. 

Rustam semakin yakin,  pada Pilkada 2020 ini, Mursini menang telak di Pangean. Karena, Indra Putra yang tadinya menjadi rival Mursini, kini telah bergabung dan berpasangan dengannya. 

"InsyaAllah, kami akan tetap bersama sama dengan Mursini-Indra Putra." tegas Rustam. 

Rustam mencontohkan, beberapa orang pejabat asal Pangean yang mendapatkan tempat strategis di pemerintahan Mursini diantaranya Sekda Kuansing, Dr Dianto Mampanini.

"Dan masih banyak lagi, baik di posisi eselon II dan III," ujarnya.

Dikesempatan yang sama, mantan anggota DPRD Kuansing, Rossi Atali mengaku sejak Kuansing dikendalikan oleh Mursini masyarakat sudah terasa aman dan nyaman. 

Masyarakat sudah bisa menikmati kebebasan berpendapat, tidak lagi ada intervensi baik dikalangan politikus maupun di kalangan ASN itu sendiri. 

"Jadi, yang sudah baik itu harus kita lanjutkan, untuk apa lagi kita rubah rubah, " tegas Rossi. 

Di bidang pembangunan,  kata Rossi,  pemerintahan Mursini telah mengatur postur anggaran pembangunan yang adil dan merata. 

Seluruh kecamatan mendapatkan pembangunan yang merata. Tidak ada satu kecamatan yang tersisih. 

"Jika ada masyarakat yang mengatakan Pak Mursini tidak membangun,  itu bohong pak. Itu sudah jelas berita hoak, saya saksinya, karena saya ikut mensahkan APBD itu tiap tahunnya," kata Rossi. 

Kata Rossi, begitu Mursini dilantik pada pertengahan 2016 lalu, beliau telah disumpah untuk mempergunakan anggaran itu untuk pembangunan daerah. 

"Itulah gunanya Musrembang yang kita lakukan setiap tahun itu, agar masyarakat bisa menyalur aspirasi kepada pemerintah apa saja yang akan dibangun," tuturnya.

Nah, Mursini selaku bupati telah menggelontorkan anggaran pembangunan itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

"Itu bedanya, Bupati Mursini membangun sesuai dengan keinginan masyarakat, bukan sekehendak hatinya," tegas Rossi. 

Sementara itu, dihadapan masyarakat Pangean, Mursini menyampaikan program program unggulan bersama Indra Putra kedepan, terutama bidang ekonomi. 

Menurut Mursini, selama empat tahun kepemimpinan belakangan ini, ia mengaku telah banyak melakukan terobosan terobosan demi untuk mengangkat perekonomian masyarakat. 

Untuk mensejahterakan masyarakat ini, kata Mursini, berbagai aspek harus dibangun, baik sektor pendidikannya, inprastruktur dan hilirisasinya. 

Dibidang pendidikan misalnya, pemerintahan telah membangun beberapa sekolah, baik tambahan kelas baru, rehab baru maupun bangunan baru. 

"Dan Alhamdulillah, kita juga sukses membangun prestasi anak didik kita, bahkan untuk tingkat SLTP, Kuansing mendapatkan prestasi terbaik pertama," jelasnya.

Selain itu, juga terjadi penambahan lembaga baru untuk tingkat Paud. Bahkan penambahanya lebih dari 100 persen dibandingkan pemerintahan sebelumnya. 

"Selain ada penambahannya, gaji honor tenaga didiknya juga kami naikan, inilah upaya kami untuk meningkatkan kesejahteraan dibidang pendidikan ini," tukasnya. 

Dibidang ekonomi, Mursini mengakui masyarakat Kuansing masih banyak yang berprofesi sebagai petani karet. 

Ia mengaku, harga karet beberapa tahun belakangan ini sangat merosot,  sehingga petani banyak yang beralih profesi ke bidang lain seperti menambang emas walaupun secara ilegal. 

"Ini yang kami pikirkan, bagaimana caranya untuk mengembalikan harga karet ini supaya petani bisa bergairah kembali, " ujarnya lagi.

Nah, sejak setahun yang lalu, Kuansing telah mendapatkan izin resmi dari Menteri Perdagangan untuk melakukan pelelangan karet. Bahkan Kuansing satu satunya tempat pelelangan karet se pulau Sumatera. 

Dijelaskannya, keberadaan pasar lelang ini sangat menguntungkan bagi petani. Karet yang tadinya hanya dihargai sekitar Rp6000, di pasar lelang bisa dihargai Rp 9000 lebih. 

"Dengan syarat petaninya harus tergabung dalam asosiasi. Dan ini sudah berlaku di dua kecamatan. Nah, kedepannya kita akan lakukan pelelangannya di setiap kecamatan, " katanya. 

Tidak hanya itu yang dilakukannya, Mursini juga menginginkan keberadaan industri hilirisasi karet di Kuansing. Seperti pembuatan karpet dari karet, keset, vulkanisir ban dan beberapa macam produk yang dianggap laku. 

Dengan adanya industri hilirisasi ini, otomatis akan mendongkrak harga karet petani. 

Keinginan itu bukan hanya bualan kosong, karena beberapa pekan lalu, ia telah menandatangani MoU dengan balai pelatihan produk hilirisasi karet itu di Palembang. 

"Dan mereka inilah nantinya yang akan melatih putra putri kita. Mesin mesinnya sebagian sudah datang. Intinya kita telah melakukan,  bukan hanya sekedar rencana, " jelasnya. 

Di bidang pertambangan,  Mursini menginginkan masyarakat bekerja secara legal, bukan ilegal. Oleh karena itu, perlu dibuat regulasi sehingga mereka bisa menambang secara aman dan nyaman,  tanpa diburu buru oleh pihak berwajib. 

"Kedepan kita akan bantu masyarakat penambang emas untuk menguruskan izinnya. Jadi mereka bisa bekerja secara legal, "ujarnya sembari menyebutkan perijinan yang akan dibuat itu yang berada di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) 

Sekedar diketahui, WPR ditetapkan oleh bupati/walikota setelah berkonsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota.

Menurut Pasal 22 UU Minerba menyebutkan kriteria untuk menetapkan WPR adalah 
Yang mempunyai cadangan mineral sekunder yang terdapat di sungai dan/atau di antara tepi dan tepi sungai

Serta mempunyai cadangan primer logam atau batubara dengan kedalaman maksimal 25 meter
endapan teras, dataran banjir, dan endapan sungai purba.

Luas maksimal wilayah pertambangan rakyat adalah 25 hektare. Disebutkan jenis komoditas yang akan ditambang
merupakan wilayah atau tempat  kegiatan tambang rakyat yang sudah dikerjakan sekurang-kurangnya 15 tahun.

Dalam menetapkan WPR, bupati/walikota mempunyai kewajiban melakukan pengumuman mengenai rencana WPR kepada masyarakat secara terbuka. Kemudian, wilayah atau tempat kegiatan tambang rakyat yang sebelumnya sudah dikerjakan tetapi belum ditetapkan sebagai WPR diprioritaskan untuk ditetapkan sebagai WPR.

Untuk mendukung WPR ini,  Bupati Mursini telah melakukan MoU dengan Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan beberapa waktu lalu. Dan saat ini, kata dia, pihaknya sedang melakukan proses WPR tersebut.--hen

 




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

BTS dan Internet Satelit Disiapkan untuk Pulihkan Jaringan di Sumbar

KPU Pekanbaru Tetapkan PDPB Triwulan II 815.532 Pemilih

Polsek Rimba Melintang Ajak Warga Pematang Botam Ciptakan Pemilukada Damai

Pasca PSU Rohul, Dewi Juliani Apresiasi PDI-P Pertahankan Kursi Ketua DPRD Riau

KPU Riau Sosialisasi kepada Instansi Terkait dan Peserta Pemilu Jelang Pelaksanaan PSU

KPU Riau Kawal Persiapan PSU Pemilu 2024 di 4 Kabupaten/Kota

BTS dan Internet Satelit Disiapkan untuk Pulihkan Jaringan di Sumbar

KPU Pekanbaru Tetapkan PDPB Triwulan II 815.532 Pemilih

Polsek Rimba Melintang Ajak Warga Pematang Botam Ciptakan Pemilukada Damai

Pasca PSU Rohul, Dewi Juliani Apresiasi PDI-P Pertahankan Kursi Ketua DPRD Riau

KPU Riau Sosialisasi kepada Instansi Terkait dan Peserta Pemilu Jelang Pelaksanaan PSU

KPU Riau Kawal Persiapan PSU Pemilu 2024 di 4 Kabupaten/Kota

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Gurita Dugaan Korupsi Bupati Kuansing Non Aktif Suhardiman Amby Mulai Dikuliti KPK
  • 2 Siasat Sembunyikan Mobil Suap Gagal, KPK Sita Land Cruiser Bupati Kuansing di Pematangsiantar
  • 3 Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
  • 4 Bupati Kuansing Pernah Ingatkan Stafsusnya: Kalau Ndak Kaya, Masuk Penjara
  • 5 Pasca-OTT KPK, Faksi Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing Dilaporkan Pecah Tiga
  • 6 Respons Unik OTT Bupati Kuansing: Warga Bersyukur dan Minta KPK Jangan Pulang ke Jakarta
  • 7 Kasus Suhardiman Amby, KPK Geledah Rumah Kades di Kuansing
  • 8 KPK Diminta Usut Dugaan Kejanggalan Kelulusan Istri Ketiga Bupati Nonaktif Suhardiman Amby
  • 9 KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata
Terkini +INDEKS

Dinilai Berbelit-belit dan Terima Aliran Dana Terbesar Jadi Alasan JPU KPK Tuntut Berat Abdul Wahid

09 Juli 2026
Kawasan Padat Penduduk di Jalan Agus Salim Pekanbaru Terbakar, 12 Rumah Kontrakan Hangus
09 Juli 2026
Layanan Mutasi PBB-P2 Pekanbaru Resmi Didistribusikan ke Lima Kantor UPT
09 Juli 2026
Bukan Soal Jabatan Politik, Juprizal Dipanggil KPK Terkait Urusan KUD Prima Sehati
09 Juli 2026
Kasus Bupati Kuansing Melebar, KPK Sita Uang Ribuan Dolar dari Ketua DPRD
09 Juli 2026
Empat Inovasi PHR Raih Apresiasi di IOC Forum & Hackathon Hulu Migas 2026
09 Juli 2026
Gerobak Sorong CSR BRK Syariah, Penggerak Rezeki Rintus dan Kemudahan BBM bagi Warga Desa Mengkait
09 Juli 2026
Bupati Bengkalis Apresiasi Jembatan Merah Putih Presisi, Kadisperkimtan : Perkuat Akses dan Percepat Pembangunan Desa
09 Juli 2026
Sita 12.000 Dollar Singapura, KPK Gali Peran Ketua DPRD dalam Kasus Bupati Kuansing
09 Juli 2026
JPU KPK Tuntut Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Pemerasan di Dinas PUPR
09 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved