PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Pamit Pulang Kerumah Orang Tua, Seorang Warga Inhil di Temukan Tak Bernyawa
Indragiri Hilir, Riauin.com - Masyarakat di gegerkan terhadap penemuan Joko Irawan (29) warga Desa Sungai Buluh, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di temukan tergantung di pohon kelapa milik warga dengan kondisi tak bernyawa, Pada selasa, (9/5/2017), sekira pukul 14.00 WIB, di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Enok, Inhil- Riau.
Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, SIK, melalui Kapolsek Enok AKP Peris Siregar, menceritakan kejadian tersebut bermula pada hari Sabtu (7/52017), sekira pukul 08.00 WIB. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga atau pekerja kebun bersama tiga orang temannya masing - masing Riwan, Amirudin dan Saiful, berpamitan kepada Riwan, untuk pergi ke Desa Sungai Buluh, kembali kerumah orangtuanya.
Namun pada hari Selasa, tanggal 9 Mei 2017, sekira pukul 14.00 WIB, Amirudin​ dan Saiful yang sedang bekerja dikebun, melihat korban sudah meninggal dunia dengan kondisi tergantung di pohon kelapa dan sudah membusuk. Kemudian, Kedua orang tersebut melaporkan perihal penemuan mayat tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Enok.
Personil Polsek Enok yang tiba dilokasi penemuan mayat, bersama-sama dengan warga setempat, lalu menurunkan jasad Koban dan melakukan pengecekan terhadap tas ransel dan tas pinggang serta barang bawaan lainnya milik korban.
"Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian, ditemukan tas ransel berisi baju milik korban, dan didalam tas pinggang ditemukan uang tunai Rp. 7.600.000 serta 1 Unit HP Nokia warna hitam disaku celana korban." Jelas AKP Peris Siregar.
"Pemeriksaan terhadap jasad korban, oleh Tim Medis, belum dilakukan, karena air dalam keadaan surut, dan direncanakan besok pagi akan dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis. Saat ini kejadian tersebut masih dalam penyelidikan Personil Polsek Enok." Tutup AKP Peris Siregar.(snc)
Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, SIK, melalui Kapolsek Enok AKP Peris Siregar, menceritakan kejadian tersebut bermula pada hari Sabtu (7/52017), sekira pukul 08.00 WIB. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga atau pekerja kebun bersama tiga orang temannya masing - masing Riwan, Amirudin dan Saiful, berpamitan kepada Riwan, untuk pergi ke Desa Sungai Buluh, kembali kerumah orangtuanya.
Namun pada hari Selasa, tanggal 9 Mei 2017, sekira pukul 14.00 WIB, Amirudin​ dan Saiful yang sedang bekerja dikebun, melihat korban sudah meninggal dunia dengan kondisi tergantung di pohon kelapa dan sudah membusuk. Kemudian, Kedua orang tersebut melaporkan perihal penemuan mayat tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Enok.
Personil Polsek Enok yang tiba dilokasi penemuan mayat, bersama-sama dengan warga setempat, lalu menurunkan jasad Koban dan melakukan pengecekan terhadap tas ransel dan tas pinggang serta barang bawaan lainnya milik korban.
"Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian, ditemukan tas ransel berisi baju milik korban, dan didalam tas pinggang ditemukan uang tunai Rp. 7.600.000 serta 1 Unit HP Nokia warna hitam disaku celana korban." Jelas AKP Peris Siregar.
"Pemeriksaan terhadap jasad korban, oleh Tim Medis, belum dilakukan, karena air dalam keadaan surut, dan direncanakan besok pagi akan dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis. Saat ini kejadian tersebut masih dalam penyelidikan Personil Polsek Enok." Tutup AKP Peris Siregar.(snc)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan