Kasus Corona Melonjak, Gubri: Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Perbelanjaan
RIAUIN.COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta pemerintah daerah di seluruh kabupaten kota untuk memperketat pengawasan di tempat perbelanjaan (niaga), karena banyak yang belum menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Syamsuar dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Kamis (30/7), mengatakan pengawasan ke masyarakat jadi perhatian penting dalam penerapan adaptasi tatanan hidup baru. Apalagi, dalam sepekan terakhir Riau mengalami lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang kini mencapai 415 kasus.
“Semua kegiatan usaha ekonomi diharapkan terapkan protokol kesehatan seperti di hotel, kafe, restoran, kedai kopi dan semua usaha masyarakat yang sekarang mulai buka lagi,” kata Syamsuar.
Ia mengatakan dalam masa adaptasi di tatanan hidup baru, peran pemerintah bersama masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. Sedangkan, kondisi di Riau justru ketika banyak usaha masyarakat kembali buka, jumlah kasus positif melonjak.
Menurut dia, hal ini berkaitan dengan masih abainya warga terhadap penerapan protokol kesehatan, terutama dalam mengenakan masker. Ini juga diperparah karena pengawasan dari pemerintah daerah makin longgar.
“Semua pejabat lakukan pengawasan ke tempat-tempat yang sekarang mulai buka, sehingga tak terjadi penularan di tempat-tempat itu,” katanya.
Ia mengajak pemerintah daerah di Riau juga memberikan sertifikat kepada pelaku usaha yang sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
“Supaya meyakinkan ke masyarakat dan konsumen bahwa mereka telah ikuti standar-standar protokol kesehatan sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.***
Berita Lainnya
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru